Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota
Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TANGERANGNews.com-Ratusan kepiting yang akan diselundupkan ke Tiongkok gagal dikirim melalui Bandara Soekarno-Hatta. Petugas Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis (2/2/2017) menyita 402 ekor kepiting yang akan diekspor.
Sebab, kepiting-kepiting itu belum memenuhi ketentuan, beratnya hanya 200 gram per ekornnya. Kepala BKIPM Jakarta I , Sitti Chadidjah menjelaskan, petugas melakukan pemeriksaan jenis dan jumlah digudang area Gatrans didapati ratusan ekor kepiting yang berukuran di bawah standar yang ditetapkan. "Karena belum memenuhi standar, sebanyak 3 kilo dengan total 402 ekor kepiting dilakukan penahanan," ujarnya, Jumat (3/2/2017).
Informasi dari data pengiriman menunjukkan pemilik adalah CV AL , dengan tujuan pengiriman Ghuangzhou.
Pencegahan ekspor kepiting yang belum layak tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 /PERMEN-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp), dari wilayah Negara Republik Indonesia.
“Belum boleh ini sebelum mencapai ukuran yang ditetapkan untuk menjaga kelestarian kepiting itu,” ucapnya. Seluruh kepiting yang digagalkan ini dilepas liarkan ke habitat aslinya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Kepiting - kepiting tersebut dilepas liarkan kembali ke habitat alamnya yakni di kawasan Arboretum hutan Mangrove.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
Pemerintah berencana menyalurkan insentif bulanan sebesar Rp400.000 kepada guru honorer. Kebijakan ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebagai bentuk dukungan negara terhadap guru honorer.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews