Connect With Us

Uji Coba 6 Bulan, Kereta Tanpa Awak di Soekarno-Hatta Masih Dijalankan Pengemudi

Ray | Selasa, 15 Agustus 2017 | 19:00

President Director AP II Muhammad Awaluddin bersama rombongan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat mencoba operasional Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (15/8/2017). (@TangerangNews2017 / Ray)

TANGERANGNEWS.com-Kereta tanpa awak atau skytrain di Bandara Soekarno-Hatta akan dijalankan oleh pengemudi terlebih dahulu selama senam bulan uji coba pengoperasian. Setelah itu, skytrain akan benar-benar beroperasi secara otomatis.

Operasional skytrain rencananya ditargetkan pada 17 September 2017 mendatang dan masih menjalani uji coba mulai pekan ini sampai sebulan ke depan,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau uji coba skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (15/8/2017).

Menurut Menhub, uji coba harus dilakukan selama enam bulan untuk memastikan kendaraan tersebut benar-benar aman untuk digunakan. “Enam bulan pertama pakai awak sambil sinkronisasi sistem yang sudah ada," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau uji coba skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (15/8/2017).

Sementara Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, di dalam unit skytrain, memang nampak ada bangku pengemudi dan kontrol kemudi untuk menjalankan skytrain. Setelah semua sistem berjalan tanpa ada kendala, PT AP II akan mengoperasikan skytrain secara otomatis.

"Nanti bangku kemudi akan ditutup, skytrain akan dikontrol melalui operator di Operation Control Center (OCC),” paparnya.(RAZ)

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill