Connect With Us

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mundur Beroperasi hingga September 2017

Dena Perdana | Kamis, 1 Juni 2017 | 20:00

Jokowi saat mendatangi lokasi proyek Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNEWS.com-Kereta Bandara Soekarno-Hatta mundur beroperasi hingga September 2017, hal itu dikarenakan masih ada warga yang belum meninggalkan tanah mereka meski sudah dibebaskan.

Hal diungkapkan VP Corporate Communication  PT KAI Agus Komarudin.  "Benar operasi kereta Bandara Soekarno-Hatta jadi bulan September 2017. Sebenarnya pembebasan lahan dan pembayaran sudah rampung semua, tapi masih ada yang belum meninggalkan lokasi, seperti parkir, tempat ibadah serta  sekolah," ujar  Agus melalui pesan singkat kepada wartawan, hari ini.

 

Warga beralasan belum memiliki lokasi baru. Seharusnya, berdasarkan aturan yang berlaku, penyediaan tempat baru atau relokasi dari pembebasan lahan untuk kereta bandara menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat." PT KAI tidak memberikan relokasi karena sudah memberikan ganti rugi," tutur Agus.

Pihak PT KAI, kata dia,  sudah membebaskan lahan untuk keperluan layanan kereta bandara, mulai dari kawasan Batu Ceper sampai ke Bandara Soekarno-Hatta. “Area yang telah dibebaskan sepanjang 12,1 kilometer dan proses pembayaran atas pembebasan lahan dipastikan telah rampung 100 persen,” ujarnya.

Rute yang telah ditetapkan PT KAI Daerah Operasional 1 Jakarta untuk layanan kereta bandara adalah dari Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Tarif yang akan dipatok untuk layanan kereta bandara masih belum final. Namun, tarif diperkirakan berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000.(DRA)

TANGSEL
Mengenal Demam Tipes: Penjelasan Medis Komprehensif dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Mengenal Demam Tipes: Penjelasan Medis Komprehensif dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Demam tinggi yang berlangsung selama beberapa hari sering kali memicu kecemasan di tengah masyarakat. Di Indonesia, salah satu penyebab demam berkepanjangan yang paling sering dijumpai adalah penyakit tipes

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill