Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kereta Bandara Soekarno-Hatta mundur beroperasi hingga September 2017, hal itu dikarenakan masih ada warga yang belum meninggalkan tanah mereka meski sudah dibebaskan.
Hal diungkapkan VP Corporate Communication PT KAI Agus Komarudin. "Benar operasi kereta Bandara Soekarno-Hatta jadi bulan September 2017. Sebenarnya pembebasan lahan dan pembayaran sudah rampung semua, tapi masih ada yang belum meninggalkan lokasi, seperti parkir, tempat ibadah serta sekolah," ujar Agus melalui pesan singkat kepada wartawan, hari ini.
Warga beralasan belum memiliki lokasi baru. Seharusnya, berdasarkan aturan yang berlaku, penyediaan tempat baru atau relokasi dari pembebasan lahan untuk kereta bandara menjadi tanggung jawab pemerintah daerah setempat." PT KAI tidak memberikan relokasi karena sudah memberikan ganti rugi," tutur Agus.
Pihak PT KAI, kata dia, sudah membebaskan lahan untuk keperluan layanan kereta bandara, mulai dari kawasan Batu Ceper sampai ke Bandara Soekarno-Hatta. “Area yang telah dibebaskan sepanjang 12,1 kilometer dan proses pembayaran atas pembebasan lahan dipastikan telah rampung 100 persen,” ujarnya.
Rute yang telah ditetapkan PT KAI Daerah Operasional 1 Jakarta untuk layanan kereta bandara adalah dari Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Tarif yang akan dipatok untuk layanan kereta bandara masih belum final. Namun, tarif diperkirakan berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000.(DRA)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews