Connect With Us

Pembangunan Kereta Tanpa Masinis di Bandara Soekarno-Hatta Capai 87 %

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 24 Juli 2017 | 15:00

WIKA telah berhasil menempatkan 1 unit kereta pada proyek Automated People Mover System (APMS), Skytrain Bandara Soekarno Hatta di rail Terminal 3 Ultimate. (@ptwijayakarya / @ptwijayakarya )

TANGERANGNEWS.com-Pembangunan kereta tanpa awak di Bandara Soekarno-Hatta, atau Automated People Mover System (APMS) kini sudah mencapai 87%.

“ Progress infrastruktur APMS sampai dengan 4 Juli 2017 telah terealisasi mencapai 87 %. Sedangkan progress pengadaan rolling stock berkisar 85%,” ujar Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, Senin (24/07/2017).

Pras menyebutkan, rencananya 1 trainset pada bulan Juni akan beoperasi dari T2 ke T3 dengan headway  5 menit. “Sedangkan 2 trainset lainnya akan tiba  akhir Juli 2017 ini,” terangnya.

Dia menyatakan, diakhir Juli atau awal Agustus nanti akan ada uji coba APMS atau skytrain. “Tetapi tahap awal masih menggunakan pengemudi. Sekitar satu bulan akan di damping oleh Ditjen Perkeretaapian. Setelah itu baru tanpa pengemudi,” ujarnya.

Pras juga menerangkan bahwa satu trainset  atau  dua gerbong skytrain  memiliki kapasitas 176 penumpang. “Nantinya jarak tempuh antar Terminal sekitar 7 menit,” tuturnya.(DBI)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill