Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com - Pramugari Lion Air berinisial NN, 22, telah dipanggil oleh Satuan Reskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta untuk dimintai keterangan serta menindaklanjuti laporan dari penumpang bernama Ricko Pakpahan, 47, atas dugaan tindak pidana penganiayaan, pada Minggu (26/11/2017).
Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno Hatta pun membenarkan bahwa adanya laporan terkait kejadian tersebut.
BACA JUGA : Cuekin Penumpang, Pramugari Lion Dilaporkan ke Polres Bandara Soetta
“Betul pada hari Minggu, telah datang salah seorang penumpang yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta melaporkan bahwa telah terjadi dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu kru salah satu maskapai penerbangan swasta,” kata Ipda Prayogo, Rabu (29/11/2017).
Lebih lanjut Proyogo menjelaskan, bahwa Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soekarno Hatta juga sudah mekakukan pemeriksaan terhadap NN dan Ricko.
“Untuk sementara, baik pelapor maupun terlapor sudah diambil keterangannya dan sampai saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta,” ungkap Prayogo.
Meskipun demikian, pihak Polres Bandara Soekarno Hatta belum menetapkan status terlapor menjadi tersangka. “Hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan (belum ada tersangka) dan masih masih menunggu hasil visum,” ujar Prayogo.(RAZ/HRU)
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGPT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews