Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com - PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Bandara Soekarno-Hatta kemalingan barang-barang berharga oleh mantan pegawainya berinisial IA. Meski sempat melarikan diri, IA pun akhirnya berhasil diringkus polisi.
Kasubag Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Prayogo mengatakan, pelaku ditangkap ditempat persembunyiannya di Jalan Murai II, Kelurahan Sawah Besar, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (27/1) kemarin.
BACA JUGA:
Prayogo menjelaskan, ketika ditangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya. Kepada petugas dia mengaku telah menjual hasil curiannya kepada penadah berinisial HR.
Berselang beberapa jam, polisi juga langsung meringkus penadah itu."Penadahnya juga sudah ditangkap di hari yang sama, tapi beda tempat penangkapannya. Mereka sekarang ada di Mapolresta Bandara Soetta," ujar Prayogo, Minggu (28/1/2018).
Dari tangan keduanya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian, diantaranya tiga buah CPU, tiga buah monitor LCD, satu buah mouse, dua buah kabel power, dua buah kabel penghubung CPU-Monitor, tiga set penyanggah monitor dan tiga buah CD driver Komputer.
Selain meringkuk di Mapolresta Bandara Soetta, kedua pelaku dijerat pasal 363 sub 362 KUHP tentang pencurian. "Mereka diancam tujuh tahun kurungan penjara," papar Prayogo.(DBI/RGI)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews