Dituduh Lecehkan Penumpang KRL, Dosen Unpam Balik Laporkan Korban ke Polisi
Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TANGERANGNEWS.com-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan percepatan pada pembangunan Apron Cargo Village di bandara tersebut. Ditargetkan pengerjaan pembangunan akan dapat diselesaikan pada Oktober 2018 ini.
“Sudah mencapai 75 persen lebih, pembangunan apron kita lakukan percepatan,”ujar Vice President Of Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano kepada TangerangNews.com, Selasa 28 Agustus 2018.
Dirinya memperkirakan, pembangunan proyek tersebut akan selesai pada bulan Oktober 2018. “Target memang Oktober 2018 ini. Apronnya sudah mau selesai,”katanya.
PT Angkasa Pura II tengah menyiapkan perluasan cargo village di Bandara Soekarno-Hatta guna meningkatkan kapasitas penyimpanan kargo di bandara internasional itu.
Nantinya, cargo village ini dinilai mampu menampung hingga 1,5 juta ton kargo per tahun, atau diklaim naik dua kali lipat dari terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini hanya menampung 700 ribu ton.
Proyek perluasan kargo itu pun mendapat perhatian dari para pelaku usaha yang bergerak di lini bisnis ini.
Sebab, proyek ini berjalan mandek dan diperkirakan tidak akan selesai sesuai target. Para pengusaha juga seolah menyesalkan Angkasa Pura II yang dinilai tidak melibatkan para pengusaha untuk keperluan proyek ini.(RAZ/HRU)
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Lebih dari 50 Water Station dihadirkan Coway di berbagai titik strategis sebagai solusi akses air minum bersih bagi masyarakat selama Ramadan hingga musim mudik Lebaran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews