Connect With Us

Pengelola Bandara Soetta Kebut Pembangunan Cargo Village

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 28 Agustus 2018 | 10:29

Aktifitas di Gudang Kargo Bandara Soekarno-Hatta. (tangerangnews / rangga.)

TANGERANGNEWS.com-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan percepatan pada pembangunan Apron Cargo Village di bandara tersebut. Ditargetkan pengerjaan pembangunan akan dapat diselesaikan pada Oktober 2018 ini. 

“Sudah mencapai 75 persen lebih, pembangunan apron kita lakukan percepatan,”ujar Vice President Of Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Yado Yarismano kepada TangerangNews.com, Selasa 28 Agustus 2018. 

Dirinya memperkirakan, pembangunan proyek tersebut akan selesai pada bulan Oktober 2018. “Target memang Oktober 2018 ini. Apronnya sudah mau selesai,”katanya. 

PT Angkasa Pura II tengah menyiapkan perluasan cargo village di Bandara Soekarno-Hatta guna meningkatkan kapasitas penyimpanan kargo di bandara internasional itu. 

Nantinya, cargo village ini dinilai mampu menampung hingga 1,5 juta ton kargo per tahun,  atau diklaim naik dua kali lipat dari terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini hanya menampung 700 ribu ton.

Proyek perluasan kargo itu pun mendapat perhatian dari para pelaku usaha yang bergerak di lini bisnis ini. 

Sebab, proyek ini berjalan mandek dan diperkirakan tidak akan selesai sesuai target. Para pengusaha juga seolah menyesalkan Angkasa Pura II yang dinilai tidak melibatkan para pengusaha untuk keperluan proyek ini.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Senin, 4 Mei 2026 | 11:52

Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill