Connect With Us

Mobil Tercebur ke Kali Irigasi Bandara, Sopir Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 7 September 2019 | 13:35

Tim Pencarian Basarnas berhasil mengevakuasi mobil yang tercebur ke Kali Irigasi Bandara Soekarno-Hatta. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Satu mobil kijang bak terbuka tercebur ke Kali Irigasi Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (7/9/2019). Akibatnya, sang sopir tewas.

Diketahui mobil bermuatan tahu tersebut dikendarai sopir bernama Muhamad Mukharom, 28. Peristiwa berawal saat mobil kijang itu hendak menyalip kendaraan lain di depannya sekitar pukul 03.35 WIB.

Tim Pencarian Basarnas berhasil mengevakuasi jenazah korban yang mobilnya tercebur ke Kali Irigasi Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya hingga mobilnya terguling dan tercebur ke Kali Irigasi Bandara.

"Melihat kejadian tersebut warga langsung menolong korban namun korban belum dapat dievakuasi," ujar Rizky Dwiyanto, Komandan Tim Pencarian Basarnas Jakarta.

Baca Juga :

Munajir, seorang warga setempat datang ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta untuk melaporkan bahwa korban belum dievakuasi.

Satu tim Rescue bersama tim SAR Gabungan pun meluncur ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban yang berada di lapangan.

"Korban berhasil dievakuasi, tapi dalam kondisi meninggal dunia," pungkasnya.

Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill