Connect With Us

Cerita Detik-detik Bocah SD yang Ditabrak Hingga Kehilangan Kakinya di Legok

Maya Sahurina | Kamis, 29 Agustus 2019 | 13:46

Celvin, 11, bocah yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Legok, Kampung Cakung, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang dan harus kehilangan kaki kanannya. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Siswa Sekolah Dasar (SD) yang viral karena kecelakaan kini kondisinya sudah mulai membaik setelah dilakukan operasi. Nasib tragis itu dialami Celvin, 11, yang harus kehilangan kaki kanannya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Legok, Kampung Cakung, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada, Senin (27/8/2019).

Celvin yang ditemui TangerangNews si Rumah Sakit Siloam, Karawaci, Kota Tangerang mengatakan saat itu dia sedang menunggu orang tuanya untuk dijemput di bawah pohon.

Namun, tiba-tiba sebuah mobil pick up dengan kecepatan tinggi oleng dan menabrak korban yang berada dipinggir jalan.

"Terus pas menghindar, kaki kanan saya duluan kena bemper depan, akhirnya kepental," ucapnya, Kamis (29/8/2019).

BACA JUGA:

Lanjut Celvin, dalam kondisi terkapar di tanah dan menahan rasa sakit yang hebat, ia meminta tolong kepada warga sekitar. "Masih sempat minta tolong banyak orang waktu itu, terus Papah datang," imbuhnya. 

Sementara itu, Lisa, Ibunda Celvin mengatakan biasanya dia mengingatkan supaya anaknya berhati-hati saat di jalan. Namun saat hari kejadian, ia lupa menyampaikan. 

"Pas kejadian itu saya tidak mengingatkan. Tidak sampai 10 menit kejadian, Papahnya datang, terus kebetulan ada ambulans. Sempat di bawa ke klinik, tapi klinik tidak sanggup (menangani), akhirnya dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Lisa melanjutkan untuk saat ini kondisi Celvin sudah mulai membaik dibandingkan saat kejadian kemarin. Sementara untuk biaya rumah sakit sudah ditanggung BPJS. 

"Pertama langsung dioperasi tapi kata dokter nanti akan dioperasi lagi karena untuk penutupan. Sempat merasakan sakit seluruh badannya," kata Lisa.

Sedangkan sopir pick up yang menabrak anaknya, kata Lisa, akan bertanggung jawab dan telah dibicarakan pihak keluarga.

"Pelaku sudah ke rumah kemarin, menemui keluarga," ujarnya.

Kanit Lantas Polsek Legok Iptu Bambang Sukarno membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Pihaknya mengaku telah mengamankan kedua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Bambang menjelaskan, kejadian bermula ketika pick up bernomor polisi (Nopol) B-9378-WUC yang dikemudikan Soleh, 20, oleng dan langsung mengarah ke korban. 

"Ada dua kendaraan yang terlibat, truk dan pick up. Namun, yang menabrak korban pick up. Kasus ini masih kami dalami," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TEKNO
Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:07

Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

TANGSEL
Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:59

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill