Uluran Tangan dari Warga Kota Tangerang, Tiga Masjid Rusak Diterjang Banjir Aceh Direnovasi
Kamis, 7 Mei 2026 | 22:01
Upaya pemulihan pascabanjir di sejumlah wilayah Aceh turut mendapat dukungan dari masyarakat Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) menegaskan tidak ada pergantian atau penambahan nama pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta ataupun terminalnya.
Adapun kerja sama co-branding dengan Pegipegi di Terminal 1 dan Traveloka di Terminal 2 hanya sebatas pemanfaatan ruang komersial di terminal. Co-branding tersebut bertujuan untuk meningkatkan brand equity seluruh pihak yang bekerja sama.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada pergantian dan penambahan nama. Nama bandara tetap Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan nama terminal tetap Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Seluruh kegiatan operasional juga dilakukan oleh Angkasa Pura II,” jelas Agus Haryadi, Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (17/9/2019).
Agus Haryadi terkait kerja sama komersial melalui skema co-branding dengan dua perusahaan, saat ini masih dalam pembahasan lebih detail antara Angkasa Pura II dan pihak terkait untuk diterapkan di Terminal 1 dan 2.
Public Relations Director Traveloka Group Sufintri Rahayu juga menyatakan hal serupa. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada rencana dalam kerja sama co-branding ini, untuk melakukan pergantian nama Bandara Internasional Seokarno-Hatta menjadi nama apapun.
Baca Juga :
Lingkup kerjasama co-branding ini, kata dia, berfokus pada peningkatan pelayanan dan pengalaman para pengguna jasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Kami selalu berpegang teguh kepada nilai-nilai dan filosofi bangsa. Bandar Udara Soekarno-Hatta merupakan warisan budaya bangsa yang menurut kami sudah seharusnya melekat kepada nama Bandar Udara tersebut," katanya.(RMI/HRU)
Upaya pemulihan pascabanjir di sejumlah wilayah Aceh turut mendapat dukungan dari masyarakat Kota Tangerang.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews