Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com—PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) menegaskan tidak ada pergantian atau penambahan nama pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta ataupun terminalnya.
Adapun kerja sama co-branding dengan Pegipegi di Terminal 1 dan Traveloka di Terminal 2 hanya sebatas pemanfaatan ruang komersial di terminal. Co-branding tersebut bertujuan untuk meningkatkan brand equity seluruh pihak yang bekerja sama.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada pergantian dan penambahan nama. Nama bandara tetap Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan nama terminal tetap Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Seluruh kegiatan operasional juga dilakukan oleh Angkasa Pura II,” jelas Agus Haryadi, Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (17/9/2019).
Agus Haryadi terkait kerja sama komersial melalui skema co-branding dengan dua perusahaan, saat ini masih dalam pembahasan lebih detail antara Angkasa Pura II dan pihak terkait untuk diterapkan di Terminal 1 dan 2.
Public Relations Director Traveloka Group Sufintri Rahayu juga menyatakan hal serupa. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada rencana dalam kerja sama co-branding ini, untuk melakukan pergantian nama Bandara Internasional Seokarno-Hatta menjadi nama apapun.
Baca Juga :
Lingkup kerjasama co-branding ini, kata dia, berfokus pada peningkatan pelayanan dan pengalaman para pengguna jasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Kami selalu berpegang teguh kepada nilai-nilai dan filosofi bangsa. Bandar Udara Soekarno-Hatta merupakan warisan budaya bangsa yang menurut kami sudah seharusnya melekat kepada nama Bandar Udara tersebut," katanya.(RMI/HRU)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPeringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews