Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah
Sabtu, 7 November 2026 | 15:43
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TANGERANGNEWS.com—Polisi mengamankan sopir bus Damri, Sudarmin, karena terlibat kecelakaan yang mengakibatkan kematian pesepeda di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Arga Dija Putra mengatakan, pihaknya masih memeriksa sopir asal Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul itu.
"Sopir sementara masih kita amankan. Masih dalam proses penyelidikan," ujar Arga kepada TangerangNews, Senin (21/10/2019).
Peristiwa kecelakaan maut terjadi di jalur M1 lorong ACS, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Minggu (20/10/2019) pukul 07.40 WIB.
Kecelakaan melibatkan bus Damri bernopol B-7387-TGC yang dikemudikan Sudarmin dengan sepeda yang dikendarai Sarkim.
BACA JUGA:
Arga mengatakan, kecelakaan mengakibatkan korban asal Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu tewas di lokasi kejadian karena luka-luka.
Peristiwa berawal saat Sarkim, bersama enam rekannya sedang menunggangi sepeda masing-masing melintas di lokasi kejadian.
Namun nahas, sepeda korban tersenggol oleh badan bus Damri rute Gambir itu sehingga membuat kemudinya oleng dan membentur pagar rel kereta.
"Korban jatuh, tubuhnya masuk ke kolong mobil terlindas roda bus tersebut," ungkapnya seraya menambahkan sepeda korban hancur.
Korban sudah dievakuasi. Jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta.
Sementara polisi langsung mengamankan sopir bus. Kini, Sudarmin masih menjalani pemeriksaan intensif agar polisi dapat menentukan statusnya sebagai tersangka atau tidak.
Arga menambahkan, jalur perlintasan di lokasi kecelakaan memang diperbolehkan bagi sepeda, walau tidak ada jalur khususnya. Pihaknya juga akan mengkaji perlintasan ini demi keselamatan pengendara.
"Kalau di sekitar terminal tidak boleh dilintasi sepeda, tapi kalau di luar terminal boleh," pungkasnya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGTingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews