Connect With Us

Ibu Hamil Terjepit Shuttle Bus Bandara Soetta Hingga Pingsan

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 5 Januari 2020 | 19:43

Korban yang terjepit bus di area shuttle Bandara Soetta. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu hamil terjepit shuttle bus di area transit oriented development (TOD) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Minggu (5/1/2020). Peristiwa tersebut mengakibatkan korban pingsan di tempat.

Menurut Rivaldi, salah satu pekerja di Bandara Soetta, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut terjepit bus sekira pukul 13.30 WIB.

Peristiwa berawal saat korban berjalan kaki hendak pulang berkerja. Namun, saat di area shuttle, korban diduga tidak mengetahui adanya bus berkelir biru melintas.

“Korban tubuhnya terjepit badan bus. Kejadiannya ketika lagi ramai saat pekerja pada pulang,” ujarnya.

Korban berhasil dievakuasi para petugas sekuriti dan pekerja lainnya. Setelah dievakuasi, korban pun pingsan. 

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta Febri Toga Simatupang belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal seorang ibu terjepit bus tersebut.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TANGSEL
Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Pemperketat Pengawasan Kesehatan Ibu Hamil

Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Pemperketat Pengawasan Kesehatan Ibu Hamil

Senin, 20 Juli 2026 | 14:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mencatat penurunan angka prevalensi stunting hingga mencapai 8,2 persen pada tahun 2026. Angka ini dilaporkan telah berada di bawah rata-rata target nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill