Connect With Us

Ditindak Tegas, Polantas yang Minta Bawang Sekarung ke Sopir Truk di Tangerang

Tim TangerangNews.com | Selasa, 2 November 2021 | 18:29

Tangkapan layar seorang anggota polisi setelah menilang sopir truk di wilayah Provinsi Banten viral di media sosial. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang meminta jatah satu karung bawang ke sopir truk yang ditilang di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Aipda PHD ditindak tegas. Tindakan tersebut diambil menyusul pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan bahwa sementara ini yang bersangkutan dipindahtugaskan ke Yanma Polda Metro Jaya. 

“Ditarik jabatannya dari anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Dipindahtugaskan ke Polda Metro Jaya di Bintara Yanma sementara ini,” ujar Yusri kepada wartawan, Selasa 2 November 2021.

Yusri menambahkan, sekarang yang bersangkutan ditempatkan di Polda Metro Jaya sambil menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :

Selain dimutasi, Yusri melanjutkan, oknum polantas tersebut juga akan menjalani penahanan.  “Yang bersangkutan pun akan kita tahan," ungkap Yusri.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan akan menindak oknum polantas tersebut apabila hasil pemeriksaan terbukti melanggar aturan saat bertugas.

 "Kita akan tindak tegas anggota yang masih melakukan pelanggaran," kata Sambodo saat dikonfirmasi, Selasa 2 November 2021, dikutip dari Antara. 

Kasus ini berawal dari video viral di media sosial Instagram dan Twitter yang memperlihatkan seorang polantas yang sedang berdiri di samping sepeda motor yang di atasnya terlihat sekarung bawang.

Perekam video tersebut kemudian mengaku terkena tilang, namun oknum polisi tersebut justru meminta sekarung bawang yang diangkutnya.

"Aku minta maaf bos, aku kena tilang tapi dimintai satu karung bawang. Nih bos polisi, tolong rekan-rekan bantu kondisi saya," kata perekam video itu. "Nih saya dimintai satu karung. Di kasih Rp100 ribu gak mau mintanya satu karung bawang," katanya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill