Connect With Us

Bandara Soetta Gandeng ACI Tingkatkan Standar Keselamatan Lewat Program APEX in Safety

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Mei 2024 | 19:32

Bandara Soetta Kota, Tangerang bersama Airport Council International (ACI) menggelar Airport Excellence (APEX) in Safety pada 13 - 17 Mei 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bermitra dengan Airport Council International (ACI) menggelar kegiatan Airport Excellence (APEX) in Safety pada 13 - 17 Mei 2024.

ACI sendiri merupakan lembaga global yang membawahi 2.109 bandara di 191 negara. Sementara kerja sama dilakukan sebagai upaya untuk terus meningkatkan standar dan kualitas pada aspek operasional, khususnya terkait keselamatan.

Melalui program APEX in Safety, ACI dan Bandara Soetta bersama-sama melakukan evaluasi aspek keselamatan di bandara, untuk meningkatkan standar keselamatan dan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang diperlukan.

Selain itu, memberikan akses jaringan kepada ahli-ahli di industri, mengembangkan keahlian staf bandara dan menetapkan dasar agar bandara selalu memenuhi regulasi atau sertifikat terkait keselamatan.

Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia (API) Wendo Asrul Rose mengatakan APEX in Safety yang digelar bersama ACI ini untuk memastikan Bandara Soetta dapat secara berkelanjutan meningkatkan kualitas, dalam aspek keamanan dan keselamatan penerbangan. 

Sebab, Bandara Soetta adalah jembatan antara kawasan barat dan timur Indonesia. Bandara ini merupakan bagian penting dari sistem transportasi nasional dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan regional dan memperkuat hubungan antarnegara.

"Posisi ini memotivasi kami, sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat,” katanya, Senin 13 Mei 2024.

Menurutnya, Bandara Soetta sendiri telah memenuhi aspek standar, termasuk 3S+1C atau Safety, Security, Service dan Compliance.

"Pada kesempatan ini, PT Angkasa Pura Indonesia mendukung program ACI yakni Airport Excellence in Safety untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan keamanan pada sistem di bandara,” ujar Wendo.

Direktur Operasi PT Angkasa Pura (AP) II Agus Haryadi mengatakan program bersama ACI ini mengevaluasi 21 titik dengan fokus pada 6 area di Bandara Soetta.

“Evaluasi fokus pada 6 area, yaitu Runway Safety, Wildlife Hazard Management, Foreign Object Debris Management, Movement Area Access, Aerodrome Works Safety dan Apron Safety Management,” ujar Agus Haryadi.

Melalui program APEX in Safety ini, ACI juga akan memberikan asistensi dalam mengembangkan rencana aksi guna peningkatan aspek keselamatan, lalu asistensi dalam manajemen risiko dan sistem manajemen kualitas, serta secara berkelanjutan memberikan akses jaringan internasional para ahli di industri aviasi. 

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill