Connect With Us

Alami Gangguan, Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Tidak Beroperasi Sementara

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 16 Februari 2025 | 19:52

Skytrain Bandara Soekarno Hatta. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fasilitas layanan Kalayang (skytrain) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, saat ini tidak dapat beroperasi akibat gangguan pada salah satu perangkat pendukung

PT Len Rekaprima Semesta (LRPS), operator fasilitas layanan Kalayang Bandara Soetta menyampaikan saat ini layanan tersebut masih dalam proses perbaikan, namun belum dapat memastikan kapan fasilitas tersebut bisa kembali beroperasi secara normal.

Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Soetta sebagai pengelola bandar udara memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jasa akibat kondisi ini.

Untuk memastikan kelancaran perpindahan antar terminal, Bandara Soetta telah menyiapkan layanan transportasi alternatif, dengan menambah jumlah armada dan personel pelayanan, guna memastikan pengguna jasa tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

Sebagai langkah antisipasi, telah disiapkan 25 unit bus yang melayani rute dari Stasiun Kereta Bandara menuju Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.

Selain itu, Bandara Soetta juga meningkatkan jumlah personel dari Aviation Security dan bekerja sama dengan petugas Kereta Bandara serta Polres Bandara Soekarno-Hatta, untuk memastikan operasional transportasi pengganti ini berjalan lancar.

 

Informasi mengenai layanan ini juga telah disampaikan melalui media sosial, digital banner, dan standing sign di setiap terminal agar mudah diakses oleh pengguna jasa.

 

Bandara Soetta terus berkoordinasi secara intensif dengan PT Len Rekaprima Semesta agar gangguan ini dapat segera teratasi.

 

"Kami menekankan pentingnya penyelesaian masalah ini sesegera mungkin agar layanan transportasi di bandara dapat kembali berjalan optimal," kata Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi, Minggu 16 Januari 2025

 

Holik menegaskan Bandara Soetta terus mendorong PT Len Rekaprima Semesta, untuk segera menyelesaikan perbaikan agar layanan kalayang bisa kembali beroperasi. 

 

Pihaknya memahami pentingnya transportasi yang efisien bagi para penumpang, terutama dalam perpindahan antar terminal.

 

"Oleh karena itu, kami meminta PT Len untuk mempercepat proses perbaikan agar layanan Kalayang dapat kembali digunakan oleh pengguna jasa sesegera mungkin. Sementara itu, kami telah menambah jumlah armada free shuttle dan memperkuat personel layanan untuk memastikan mobilitas di area bandara tetap berjalan lancar," ujarnya.

 

Holik juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna memastikan mobilitas di area bandara tetap lancar dan nyaman.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill