KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Pemprov Banten untuk membangun jalur khusus bagi pesepeda road bike yang mengelilingi Bandara Soekarno-Hatta.
Hal ini bertujuan menyediakan rute alternatif bagi para pesepeda, selain jalur yang selama ini digunakan di kawasan protokol dan Pantai Indah Kapuk (PIK).
"Yang ingin kami lakukan, saya akan bekerja sama dengan pemerintah Banten untuk mengembangkan Loop Soekarno-Hatta Airport," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung dikutip dari DetikCom, Sabtu 19 April 2025.
Menurutnya, jalur tersebut akan menjadi pilihan baru yang aman dan nyaman bagi komunitas sepeda.
Di sisi lain, Pemprov DKI juga berencana merapikan kembali jalur sepeda yang ada di jalan protokol Ibu Kota. Sebab, seringkali terjadi penyalahgunaan jalur sepeda yang dijadikan area parkir liar oleh kendaraan bermotor.
"Berkali-kali kami akan melakukan penertiban terhadap para pengendara yang tidak menggunakan jalur sepeda semestinya," ucapnya.
Sebagai informasi, jalur sepeda khusus yang terpisah dari jalan umum di Jakarta mulai digarap pada masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Proyek ini menjadi salah satu isu prioritas daerah pada tahun 2021 hingga 2022.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews