Connect With Us

Plafon Terminal 3 Ambrol

| Jumat, 28 Oktober 2011 | 16:41

Palfon Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ambrol. (tangerangnews / dira)



TANGERANG-Plafon Terminal 3,  Bandara Internasional Soekarno - Hatta  Jumat (28/10) ambrol akibat tiupan angin keras saat hujan lebat. Beruntung dalan peristiwa itu, pengunjung yang sedang melintas di depan pintu masuk terminal tersebut tidak ada yang menjadi korban.

"Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB saat umat muslim menunaikan shalat Jumat. Saat itu sedang hujan lebat disertai angin kencang," ucap Yanto, seorang petugas cleaning service, yang ditemui, hari ini.

Tiba-tiba para pengunjung yang hendak masuk ke lobi Terminal 3, dikejutkan oleh jatuhnya plafon berbahan alumunium.

"Bunyinya cukup keras mas. Orang yang lagi lewat kaget semua. Hampir saja ada pengunjung yang kena tertimpa. Tapi orang itu cepat menghindar. Kalau tidak bisa luka," ucapnya.

Pantauan di lokasi, plafpon yang ambrol sekitar 4 X 7 meter, sementara luas plafon lobi Terminal 3 adalah 4 X 15 meter. Mengingat luas plafon yang cukup besar, pihak PT Angkasa Pura II, selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta, langsung memasang garis pembatas berwarna biru.

"Kami juga tidak tahu persis bagaimana bisa runtuh. Yang pasti terminal ini masih baru, mulai beroperasi sejak 2009," ucap Arif Darmawan, General Manager Terminal 3, saat ditemui di lokasi.

Namun berdasarkan analisa Arif, ambrolnya plafon alumunium itu karena tekanan angin dari bawah ke atas yang sangat kuat.

"Lihat saja, pot bunga sampai roboh. Berarti tiupan angin sangat kuat," ujar Arif sambil menunjuk dua pot bunga yang roboh.

Arif sendiri tidak menyalahkan pihak kontraktor yang membangun Terminal 3. Kata Arif, hal itu murni karena cuaca yang ekstrem. "Yang penting tidak ada korban jiwa. Kami selanjutnya akan segera memperbaiki plafon ini, dengan memperkuat konstruksi yang ada, agar peristiwa serupa tidak terulang lagi," ucapnya.(DRA)
TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KOTA TANGERANG
Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) dan Pemkot Tangerang resmi mempererat kerja sama dalam pembangunan infrastruktur dan transportasi lintas wilayah.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill