Connect With Us

Terminal Internasional Soekarno-Hatta Semakin Semrawut

| Selasa, 27 Maret 2012 | 08:51

Sejumlah penumpang tertidur di curbside Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tanpa alas. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Bercita-cita untuk menjadi Bandara berkelas dunia (world class airport), sepertinya akan tetap menjadi mimpi buat Bandara Internasional Soekarno-Hatta.  Sebab, salah satu terminal yang menjadi tolak ukur atau etalasi pada penerbangan, yakni terminal Internasionalnya kini semakin semerawut.  Kesemerawutan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta dapat terlihat mulai dari curdside (lobi terminal), lokasi parkir hingga dalam terminal kedatangan TKI.
 
Pada curbside kita bisa melihat pengemis yang terus bergerak berpindah pindah lokasi.  Jangan bicara soal porter dan calo, itu sudah menjadi pemandangan yang biasa terlihat.  Apalagi sejumlah pengantar penumpang yang nekat tiduran dan duduk-duduk di lantai curbside tanpa bangku, hanya beralaskan lantai saja. Bahkan diantara pengantar yang membawa anak kecil, didiamkan begitu saja ketika anak tersebut buang air kecil di sisi jalan.  Pemandangan penumpang atau pengantar tidur di ubin ini juga terjadi hingga akan masuk ke dalam terminal, bahkan di depan kantor manajemen Terminal 2.
 
“Ah ini sih sudah biasa. Mereka kalau tidak tidur disini dimana lagi. Masa mau di ditempat lain. Daripada di luar sana, mereka saya tarik agar tidurnya tidak di jalanan,” ujar General Manager Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Syaiful Bachri  seraya menunjuk para penumpang yang tertidur pulas di ubin, saat ditemui di depan kantornya.
 
Sama dengan kondisi curbside yang seperti itu, Syaiful pun mengaku, lokasi parkir Terminal 2 juga tambah parah kondisinya. Jika dilihat memang kondisi parkir Terminal 2 Bandara banyak sekali porter yang menyerbu penumpang hingga sampai ke parkiran. Belum lagi kondisi parkir yang sudah sulit di dapat. “Kalau soal lokasi parkir, jangan kan saya. Direksi (PT Angkasa Pura II)  saja pusing kok, tetapi saya tidak diam. Saya pindahin tuh parkir inap yang bikin sempit parkiran,” kata pria yang kerap berkumpul bersama tenant di Terminal 2 itu.
 
Syaiful tidak dapat menampik seluruh permasalahan tersebut. Namun, Syaiful menyatakan, pihaknya akan segera membalikan keadaan pada saatnya nanti. “Anda (media) itu tidak tahu apa yang sedang kami lakukan saat ini. Saya ini sampai pulang larut malam gara-gara jagain terminal,” kilahnya seraya tangannya bertolak pinggang.
 
Direktur Operasional PT Angkasa Pura II, Salahudin Rafi mengatakan, pihaknya saat ini memang tengah melakukan tender soal pembangunan lokasi parkir. “Itu merupakan bagian dari Grand Design kami. Saat ini tengah tender,” katanya.  Fenomena maraknya penumpang atau pun pengantar yang tidur di Bandara itu karena kini tiket pesawat yang murah.
 
“Go show membuat mereka ke Bandara. Mau ada tiket atau pun tidak, mereka percaya diri saja bisa dapat (tiket) di Bandara. Karenanya kita akan mengacu pada Terminal 3 dalam grand design Terminal 2 dan Terminal 1 mendatang. Pada Terminal 3, setelah check-in penumpang bisa kembali bersama pengantar,” terangnya.  (DRA)

KOTA TANGERANG
Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar Kota Tangerang Masih Berlaku, Syaratnya Pakai Seragam Sekolah

Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar Kota Tangerang Masih Berlaku, Syaratnya Pakai Seragam Sekolah

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan layanan gratis bagi pelajar untuk menggunakan Bus Tayo dan Si Benteng masih berlaku sampai saat ini.

SPORT
Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill