Connect With Us

Warga Sekitar Bandara Demo Angkasa Pura II

| Kamis, 1 November 2012 | 16:05

Warga Sekitar Bandara Demo Angkasa Pura II ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG-Puluhan warga sekitar Bandara Soekarno Hatta yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pinggir Bandara (AMPB) melakukan aksi demo di perempatan pintu M1, Kamis (01/11). Warga memprotes PT Angkasa Pura (AP) II, pengelolan Bandara, karena kurang perduli dengan mereka.

Dalam orasinya, mereka menilai Bandara Soekarno Hatta sejak berdiri pada 1 Maret 1985, tidak berdampak positif bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya. Kondisi masyarakat sekitar yang kumuh dan berada dibawah garis kemiskinan bertolàk belakang dengan kemegahan Bandara.

"Dana CSR pertahun mencapai Rp 40 milyar, tapi pemanfaatan tidak tepat sasaran dan tidak menyentuh kalangan kelas bawah. Dana tersebut malah diberikan kepada para pengusaha yang punya modal puluhan juta," ujar koordinator aksi Dulamin Zigo.

Selain itu, Bandara juga kurang memberi kesempatan kepada masyarakat disekitarnya untuk bekerja didalamnya sesuai bidang dan kemampuan masing-masing. "Yang bekerja di bandara kebanyakan orang dari luar daerah. Kalau ada yang mau bekerja harus menyetorkan uang minimal Rp 2 juta kepada oknum di bandara, baik itu untuk profesi porter, petugas parkir atau keamanan," tegas Dulamin.

Dengan demikian, puluhan warga di sekitar bandara dari lima Kecamatan seperti Kosambi, Teluk Naga, Neglasari, Batu Ceper dan Benda, menuntut PT AP II, mengadakan bedah rumah warga yang tak layak huni. Memberikan dana CSR kepada para pedagang kecil berupa hibah, bukan dalam bentuk pinjaman.

"Selain itu berikan kesempatan bekerja di Bandara Soekarno Hatta sesuai bidang dan kemampuan masing-masing. Apabila tuntutan kami tidak ditanggapi, kami akan melakukan aksi dengan masa yang lebih banyak," tukasnya.

Deputi Senior Manager AP II Bram Bharoto membantah pihaknya tidak memperhatikan masyarakat sekitar bandara, setiap tahunnya AP II menggelontorkan dana puluhan rupiah untuk CSR. Dirinya juga menyayangkan aksi demo tersebut. "Apa gunanya demo, lebih baik bicara dan komunikasikan dengan kami baik-baik. Kami akan terbuka, apalagi itu untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Selain itu, dirinya juga berharap kepada warga menggunakan fasilitas gedung AP II, sehingga masalah yang ada bisa diselesaikan. "Silahkan sampaikan aspirasi atau keluhan di gedung sentra komunikasi masyarakat," ujar Bram.
WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BANTEN
Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Tekanan Keuangan Jadi Alasan Pabrik Baja PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon Hentikan Operasi

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:43

Aktivitas produksi PT Krakatau Osaka Steel di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, resmi terhenti. Perusahaan baja hasil kerja sama antara Osaka Steel Co, Ltd. dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) itu memutuskan menutup pabriknya

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill