Connect With Us

Menegur karena Merokok, Karyawan PT Angkasa Pura II Dipukuli petugas Imigrasi

| Senin, 17 Desember 2012 | 15:29

Pemukulan terhadap pegawai PT Angkasa Pura II. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Naas bagi Dega Rahmat Santika seorang karyawan PT Angkasa Pura II, yang betugas di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.  Hanya karena menegur oknum petugas Imigrasi  yang sedang merokok, dirinya dipukuli empat  petugas Imigrasi Bandara tersebut.
 
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/12) lalu sekitar pukul 09.10 WIB di Terminal 3. Karyawan yang bertugas di unit  AMC (apron movment control) menegur dua orang petugas Imigrasi karena merokok di area kedatangan Internasional atau di airside.
 
Selanjutnya petugas Imigrasi itu mengajak Dega untuk masuk ke area pemeriksaan paspor. Di sana Dega meminta pass yang merokok tersebut.

“Saya bilang kepada mereka, saya memiliki tugas. Entah itu penumpang maupun petugas, merokok adalah larangan dan bisa dipidana karena dilakukan di area yang salah.  Lalu mereka tidak terima, saya cek cok adu mulut dengan mereka,” katanya, Senin (17/12).

Tak lama berselang datang teman Dega yang juga karyawan PT Angkasa Pura II bernama Muhidin. Rekan Dega  itu lalu mengambil gambar melalui telepon selular karena melihat adu mulut tersebut.  

Kedatangan Muhidin membuat suasana semakin memanas, karena oknum petugas Imigrasi tersebut meminta gambar itu dihapus. “Saya lalu melarangnya, lalu mereka memukul  saya dari belakang secara bergantian,” terangnya.
 
Menurut Dega, pelaku yang pertama kali memukul dirinya adalah petugas Imigrasi bernama Aris. Menyusul kemudian Asikin yang juga memukulnya dari ke arah kepala bagian belakang. “Dua lainnya, yakni Syaiful dari depan memukul muka. Sedangkan  Ferdinand memukul bagian dada.
Setelah itu atasan saya datang, dan kami langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Siswo Yuwono membenarkan adanya laporan tersebut. “Ya benar kronologisnya seperti itu. Saat ini kami masih meminta keterangan dari para saksi dan terlapor,” katanya.(DRA)
 
 
 
PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill