Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANG-Wahidin Halim mengaku belum memilih wakil untuk mendampinginya dalam Pilgub Banten 2017. Anggota DPR itu mengaku sedang tidak mendekati keluarga Ratu Atut Chosiyah karena masih menunggu hasil survei yang cocok menjadi wakilnya.
“Kita akan survei pada bulan Mei ini. Nanti banyak memberikan pertimbangan-pertimbangan analisis siapa yang cocok sebagai wakil. Jadi sampai saat ini saya belum tentukan,” terangnya, Kamis (28/4/2016).
Mantan Wali Kota Tangerang itu juga membantah telah melakukan pendekatan dengan sejumlah bakal calon termuask dari keluarga Ratu Atut Chosiyah seperti Andika Hazrumy dan TB Haerul Jaman.
“Belum ketemu, yang lain juga belum, secara resmi maupun tidak resmi. Saya lebih percaya dengan survei. Sampai saat ini belum ada gambaran wakil yang seperti apa, tidak ada sketsa yang rasional saja,” katanya.
Sementara itu, terkait pengalamannya yang gagal melawan Ratu Atut dalam Pilgub Banten lima tahun lalu, Wahidin mengaku dirinya tidak merasa kalah.
Pasalnya, waktu itu dia bisa memperoleh 40 persen suara saat berdampingan dengan Hj Irna Narulita.
“Dulu lawan Atut memang secara strukural, sistemik dan jaringan begitu kuat dia. Dananya juga begitu besar kan dia. Tapi siapa bilang saya kalah, buktinya saya disini sehat-sehat saja,” ujarnya.
Dia mayakini, setelah Atut lengser saat ini uang bukan lagi jadi tolok ukur kemenangan Pilkada di Banten. “Sekarang beda dengan dulu, masyarakat memilih kita karena rasional (bukan karena uang). Jadi tidak lagi menjamin (uang),” paparnya.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews