Connect With Us

Wahidin Halim Bantah Dekati Keluarga Atut

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 April 2016 | 16:00

Wahidin Halim saat didampingi Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Ian di Restoran Istana Nelayan. Wahidin dalam jumpa pers tersebut menganggapi pemberitaan terkait dirinya yang datangi mantan lawannya di Pilkada Gubernur Ratu Atut Chosiyah. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

 

TANGERANG-Wahidin Halim mengaku belum memilih wakil untuk mendampinginya dalam Pilgub Banten 2017. Anggota DPR itu mengaku sedang tidak mendekati keluarga Ratu Atut Chosiyah karena masih menunggu hasil survei yang cocok menjadi wakilnya. 

“Kita akan survei pada bulan Mei ini. Nanti banyak memberikan pertimbangan-pertimbangan analisis siapa yang cocok sebagai wakil. Jadi sampai saat ini saya belum tentukan,” terangnya, Kamis (28/4/2016).

 

Mantan Wali Kota Tangerang itu  juga membantah telah melakukan pendekatan dengan sejumlah bakal calon termuask dari keluarga Ratu Atut Chosiyah seperti Andika Hazrumy dan TB Haerul Jaman.

 “Belum ketemu, yang lain juga belum, secara resmi maupun tidak resmi. Saya lebih percaya dengan survei. Sampai saat ini belum ada gambaran wakil yang seperti apa, tidak ada sketsa yang rasional saja,” katanya.

 

Sementara itu, terkait pengalamannya yang gagal melawan Ratu Atut dalam Pilgub Banten lima tahun lalu, Wahidin mengaku dirinya tidak merasa kalah.

Pasalnya, waktu itu dia bisa memperoleh 40 persen suara saat berdampingan dengan Hj Irna Narulita.

 

“Dulu lawan Atut memang secara strukural, sistemik dan jaringan begitu kuat dia. Dananya juga begitu besar kan dia. Tapi siapa bilang saya kalah, buktinya saya disini sehat-sehat saja,” ujarnya.

Dia mayakini,  setelah Atut lengser saat ini uang bukan lagi jadi tolok ukur kemenangan Pilkada di Banten. “Sekarang beda dengan dulu, masyarakat memilih kita karena rasional (bukan karena uang).  Jadi tidak lagi menjamin (uang),” paparnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill