Connect With Us

Adik Atut Dilaporkan karena Keroyok Warga

RENDY | Kamis, 22 Desember 2016 | 18:00

Ilustrasi Keroyok (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Adik tiri mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Ratu Lilis Karyawati Chasan dilaporkan ke Polsek Serang atas dugaan pengeroyokan. Laporan tersebut langsung diterima oleh pihak Polsek Serang dengan nomor laporan: TBL/226/XII/2016/Sek.Serang.

 

Informasi yang diperoleh, Lilis diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang rekanan kerja bernama Khoirul Anam, warga Kampung Jaha, RT 005 RW 004 Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Kejadian pengeroyokan sendiri terjadi kemarin, Rabu (21/12/2016) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Kejadian terjadi di kediaman Ratu Lilis Karyawati.

 

Awal kejadian, korban ditelpon oleh Lilis Karyawati untuk datang ke rumah Lilis di kawasan Ciceri, Kota Serang karena urusan pekerjaan. Namun, sesampai di rumah Lilis memperlihatkan pesan singkat yang isinya ada pihak yang akan melaporkan Lilis atas penjualan tanah di Lampung.

Lilis langsung naik pitam dan langsung menghajar Khorul Anam diikuti oleh rekan Lilis yang lain.  “Enggak tau tiba-tiba marah ke saya dan langsung memukul saya. Yang saya kenal Bu Lilis, ada juga beberapa orang yang mukul saya kenal,” kata korban ditemui usai melakukan visum.

 

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami lecet-lecet pada bagian dada dan wajah. Sementara bagian belakang kepala korban memar akibat pukulan benda tumpul.

 

 

Untuk diketahui, Lilis sendiri kini menjadi narapidana dalam kasus korupsi proyek sodetan Cibinuangeun Lebak dengan nilai proyek Rp19 miliar. Ratu Lilis menjadi penghuni Lapas Sukamiskin, Bandung karena terbukti menyerobot proyek pada tahun 2011 dari PT Delima Agung Utama sebagai pemenang lelang.

 

Permohonan kasasi Ratu Lilis Karyawati Chasan ditolak Mahkamah Agung (MA). Atas hal ini maka adik tiri Ratu Atut itu harus mendekam di balik jeruji besi selama 8,5 tahun penjara.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih mencoba mendapatkan klarifikasi dari yang bersangkutan dan keluarga terlapor. 

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill