Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNews.com-Calon Gubernur Banten Nomor Urut 1 Wahidin Halim mengumumkan kemenangannya dalam Pemilu serentak, berdasarkan hasil Quick Count tiga lembaga survei nasional, Rabu (15/2/2017).
Untuk hasil Quick Count Indobarometer (Metro TV) pasangan Wahidin-Andika memperoleh 50,67 persen suara dan Rano-Embay memperoleh 49,33 persen.
Hasil INews Research (INews TV), WH memperoleh 51,8 persen suara dan Rano Karno memperoleh 49,2 persen suara. Indikator (TV One), WH memperoleh 50,31 suara dan Rano Karno memperoleh 49,69 suara.
"Dari data ini, saya menyatakan pasangan WH-Andika menang," kata Wahidin saat konferensi pers di kediamannya di Jalan H Djiran No 1, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Meski menang tipis, Wahidin meminta kepada pasangan Rano Karno-Embay agar legowo dengan hasil tersebut. Pasalnya, kedua belah pihak telah sepakat untuk menerima bagaimanapun hasilnya.
"Saya minta agar legowo, kita sudah sepakat siap menang dan kalah berapapun hasil suaranya," ujar Wahidin
Dia juga menyatakan terima kasih atas dukungan tim dan masyarakat yang telah memilihnya. Dia mengucapkan rasa syukur atas kemengan tersebut.
"Saya enggak mau berpesta, kita tunggu dulu saja keputusan KPU," ujarnya.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGKabar baik bagi para atlet, pelatih, ofisial dan manajer kontingen Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan bonus prestasi bagi peraih medali pada ajang POPDA, PEPARPEDA hingga kompetisi olahraga lainnya akan dibagikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews