Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNews.com-Selisih suara yang tipis membuat kubu Rano Karno-Embay Mulya Syarif memilih pecaya dengan perhitungan real count oleh KPU Banten. Sebab, sebelumnya dalam berbagai rilis dari lembaga survey, Rano-Embay dipastikan menang meski juga diprediksi selisih sedikit.
“Saya atas nama Rano Karno dan Embay ingin berterima kasih kepada warga Banten. Proses pemungutan suara berjalan dengan lancar aman dan tertib. Insya Allah pilihan sudah sesuai dengan pilihan hati nurani, kami juga berterima kasih kepada teman-teman pers,” ujar Ahmad Basarnah, Ketua Tim Pemenengan Rano-Embay, Rabu (15/0/2017).
Dia juga mengatakan, ada tujuh lembaga survei yang terdaftar di KPU Banten. Dari tujuh lembaga survei itu, terdapat dua lembaga survei yang menyatakan, perolehan selisih di bawah 1 persen membuat lembaga survei itu tidak bisa mengumumkan siapa yang menang pada Pilkada Banten.
“Jadi belum ada yang bisa menyebut siapa yang menang. Karena margin errornya di bawah 1 persen. Kami memang untuk sementara waktu, hasil survei real count oleh KPU dimana kita semua bisa akses. Suara masuk 65 persen. Hasil perhitungan KPU real count diketahui nomor urut 1 mendapatkan 40,86 persen. Sementara nomor urut 2 59,40 persen,” terangnya seraya memberikan link KPU Banten : https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/banten
Ahmad mengatakan, berdasarkan hitungan hasil dari C1 asli yang sudah masuk dari delapan Kabupaten/Kota. Diketahui, Rano Embay diketahui menang di Kabupaten Tangerang 70,50%.
“Kota Cilegon 61,38 persen, Kota Serang mendapatkan 57 persen. Di Kota Tangerang pasangan Rano-Embay, 30 persen. Tangsel 49,72 persen. Di dua kota ini, nomor urut 2 kalah memang. Untuk Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan serta Lebak masih belum selesai. Tapi tiga Kabupaten itu adalah basis suara Rano-Embay,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPeristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews