Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANGNews.com-Selisih suara yang tipis membuat kubu Rano Karno-Embay Mulya Syarif memilih pecaya dengan perhitungan real count oleh KPU Banten. Sebab, sebelumnya dalam berbagai rilis dari lembaga survey, Rano-Embay dipastikan menang meski juga diprediksi selisih sedikit.
“Saya atas nama Rano Karno dan Embay ingin berterima kasih kepada warga Banten. Proses pemungutan suara berjalan dengan lancar aman dan tertib. Insya Allah pilihan sudah sesuai dengan pilihan hati nurani, kami juga berterima kasih kepada teman-teman pers,” ujar Ahmad Basarnah, Ketua Tim Pemenengan Rano-Embay, Rabu (15/0/2017).
Dia juga mengatakan, ada tujuh lembaga survei yang terdaftar di KPU Banten. Dari tujuh lembaga survei itu, terdapat dua lembaga survei yang menyatakan, perolehan selisih di bawah 1 persen membuat lembaga survei itu tidak bisa mengumumkan siapa yang menang pada Pilkada Banten.
“Jadi belum ada yang bisa menyebut siapa yang menang. Karena margin errornya di bawah 1 persen. Kami memang untuk sementara waktu, hasil survei real count oleh KPU dimana kita semua bisa akses. Suara masuk 65 persen. Hasil perhitungan KPU real count diketahui nomor urut 1 mendapatkan 40,86 persen. Sementara nomor urut 2 59,40 persen,” terangnya seraya memberikan link KPU Banten : https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/banten
Ahmad mengatakan, berdasarkan hitungan hasil dari C1 asli yang sudah masuk dari delapan Kabupaten/Kota. Diketahui, Rano Embay diketahui menang di Kabupaten Tangerang 70,50%.
“Kota Cilegon 61,38 persen, Kota Serang mendapatkan 57 persen. Di Kota Tangerang pasangan Rano-Embay, 30 persen. Tangsel 49,72 persen. Di dua kota ini, nomor urut 2 kalah memang. Untuk Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan serta Lebak masih belum selesai. Tapi tiga Kabupaten itu adalah basis suara Rano-Embay,” tuturnya.
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Penyebab kematian seorang pelajar yang mayatnya ditemukan mengapung di Muara Kaliadem, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang pada Kamis 9 Maret 2026 lalu, terungkap.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews