Connect With Us

Quick Count WH-Andika Selisih Tipis, Rano Karno-Embay Bilang Real Count Menang

Mohamad Romli | Rabu, 15 Februari 2017 | 16:00

Ahmad Basarnah, Ketua Tim Pemenengan Rano-Embay, Rabu (15/02/2017). (@tangerangnews 2017 / Romly)

 

TANGERANGNews.com-Selisih suara yang tipis membuat kubu Rano Karno-Embay Mulya Syarif memilih pecaya dengan perhitungan real count oleh KPU Banten. Sebab, sebelumnya dalam berbagai rilis dari lembaga survey, Rano-Embay dipastikan menang meski juga diprediksi selisih sedikit.

 

“Saya atas nama Rano Karno dan Embay ingin berterima kasih kepada warga Banten. Proses pemungutan suara berjalan dengan lancar aman dan tertib. Insya Allah pilihan sudah sesuai dengan pilihan hati nurani, kami juga berterima kasih kepada teman-teman pers,” ujar Ahmad Basarnah, Ketua Tim Pemenengan Rano-Embay, Rabu (15/0/2017).

 

Dia juga mengatakan, ada tujuh lembaga survei yang terdaftar di KPU Banten. Dari tujuh  lembaga survei itu, terdapat dua lembaga survei yang menyatakan, perolehan selisih di bawah 1 persen membuat lembaga survei itu tidak bisa mengumumkan siapa yang menang pada Pilkada Banten.  

 

“Jadi belum ada yang bisa menyebut siapa yang menang. Karena margin errornya di bawah 1 persen. Kami memang untuk sementara waktu, hasil survei real count oleh KPU dimana kita semua bisa akses.  Suara masuk 65 persen. Hasil perhitungan KPU real count diketahui nomor urut 1 mendapatkan 40,86 persen. Sementara nomor urut 2 59,40 persen,” terangnya seraya memberikan link KPU Banten : https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/banten

 

 

 

Ahmad mengatakan, berdasarkan hitungan hasil dari C1 asli yang sudah masuk dari delapan Kabupaten/Kota. Diketahui,  Rano Embay diketahui menang di Kabupaten Tangerang 70,50%.  

 

“Kota Cilegon 61,38 persen, Kota Serang mendapatkan 57 persen.  Di Kota Tangerang pasangan Rano-Embay,  30 persen. Tangsel 49,72 persen. Di dua kota ini, nomor urut 2 kalah memang.  Untuk Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan serta Lebak masih belum selesai. Tapi tiga Kabupaten itu adalah basis suara Rano-Embay,” tuturnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

KOTA TANGERANG
Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Dorong Siswa Tembus Pasar Kerja, SMK Budi Luhur Tangerang Gandeng Kemenekraf Perkuat Ekosistem Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:46

SMK Budi Luhur melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill