Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNews.com-Gema suara takbir bergema di rumah pemenangan paslon nomor urut 2 pada Pilgub Banten 2017, Rano Karno-Embay Mulya Syarif, di kawasan perumahan Modernland, Kota Tangerang, Rabu (15/2/2017).
Tim pemenangan yang memantau hasil hitung cepat dari dua stasiun televisi swasta serta satu layar besar lainnya dari hitung cepat lembaga survey IndoBarometer.
Setiap kenaikan satu persen dari perolehan suara dari paslon nomor urut 2 tersebut, tim pemenangan menyerukan untuk bertabir.
"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," teriak para tim pemenangan tersebut yang serukan tim pemenangan lainnya.
Setiap pasang mata memantau pergerakan perolehan suara tersebut. Pada pukul 14.08 WIB, dari hitung cepat dari IndoBarometer, paslon nomor urut 2 tersebut masih unggul dengan perolehan suara 50.12 persen.
Sementara paslon nomor urut 1, Wahidin Halim-Andhika Hazrumy 49,88 persen. Jumlah suara yang menjadi sampel hitung cepat tersebut sebanyak 300 TPS.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meresmikan fasilitas pengisian daya berkapasitas besar dengan hadirnya SPKLU Center Signature 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews