Connect With Us

Suara Takbir Bergema di Rumah Pemenangan Rano-Embay

Mohamad Romli | Rabu, 15 Februari 2017 | 14:00

Rano Karno unggul dalam quick count sementara. (@tangerangnews 2017 / Romly)


TANGERANGNews.com
-Gema suara takbir bergema di rumah pemenangan paslon nomor urut 2 pada Pilgub Banten 2017, Rano Karno-Embay Mulya Syarif, di kawasan perumahan Modernland, Kota Tangerang, Rabu (15/2/2017).

Tim pemenangan yang memantau hasil hitung cepat dari dua stasiun televisi swasta serta satu layar besar lainnya dari hitung cepat lembaga survey IndoBarometer.

Setiap kenaikan satu persen dari perolehan suara dari paslon nomor urut 2 tersebut, tim pemenangan menyerukan untuk bertabir.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," teriak para tim pemenangan tersebut yang serukan tim pemenangan lainnya.

Setiap pasang mata memantau pergerakan perolehan suara tersebut. Pada pukul 14.08 WIB, dari hitung cepat dari IndoBarometer, paslon nomor urut 2 tersebut masih unggul dengan perolehan suara 50.12 persen.

Sementara paslon nomor urut 1, Wahidin Halim-Andhika Hazrumy 49,88 persen.   Jumlah suara yang menjadi sampel hitung cepat tersebut sebanyak 300 TPS.



KOTA TANGERANG
Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan bonus dengan total nilai sebesar Rp8,032 miliar kepada atlet pelajar yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill