Connect With Us

WH Antisipasi Tekanan ke KPU, Embay Minta Jaga Kondusifitas

Ray | Kamis, 16 Februari 2017 | 20:00

Wahidin Halim umumkan kemenangan. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNews.com-Karena sudah mengumumkan kemenangan pada saat hasil hitungan lembaga survei dalam quick count yang selisihnya sekitar 1%, kubu Wahidin Halim-Andika mengantisipasi adanya tekanan atau intervensi kepada KPU.


Wahidin Halim mengatakan dalam sebuah siaran di televisi swasta, pihaknya sudah menerima adanya indikasi tekanan kepada KPU terkait hasil Pilgub Banten. "Para saksi dan tim pemenangan di lapangan malam ini terus mengawasi jalannya pelaporan dan proses rapat-rapat serta sidang di KPU," terang Wahidin, Rabu (15/02/2017).

Sedangkan Embay Mulya Syarief yang digandeng Rano Karno mengatakan, sebaiknya komentar yang dapat membuat konflik tidak perlu diungkapkan dalam kondisi seperti saat ini.


"Kita khawatir dengan akar rumput. Kalau kita yang diatas bisa saling ngopi dan cipika cipiki, kalau dibawah kan berbeda. Sesama sudara saja bisa tidak teguran karena berbeda pilihan. Sebaiknya jaga kondusifitas. Jangan saling klaim terlebih dahulu. Politik bukan mencari kekayaan dengan menghalalkan segala cara. Saya sudah minta kepada akar rumput agar tidak melayani dan tidak terpancing mereka yang mencoba memanaskan suasana," tuturnya, Kamis (16/2/2017).

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill