Connect With Us

Suara Rano-Embay Tak Sesuai Survei disebut karena 'Orang Atut'

Denny Bagus Irawan | Selasa, 21 Februari 2017 | 18:00

Rano Karno dan Embay Mulya Syarief. (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

TANGERANGNews.com-Penyebab suara calon gubernur dan wakil gubernur Rano Karno-Embay Mulya Syarief pada Pilkada Banten tak sesuai dengan survei  beberapa lembaga yang sebelumnya merilis bahwa pasangan Rano-Embay unggul. 


Kholid Ismail sebagai tokoh muda di Tangerang menyebut, hal itu disebabkan karena adanya orang Ratu Atut Chosiyah di kubu Rano-Embay. 
Kholid menyebut ada kecurangan yang sistematis hingga menyebabkan suara Rano-Embay melorot.

"Ini jelas sistematis, pertama karena ada orang Atut ditubuh Rano yang menggerogoti suara. Seperti Komarudin dan James Tangka.  Kedua adanya ketidak seriusan aparat hukum terhadap pelanggaran yang sudah kasat mata, seperti yang terjadi di Cisauk," ujarnya.
Ketiga, adanya pembagian paket sembako berupa mie instan di Ciruas, kabupaten Serang.

"Untuk kasus Cisauk polisi terlihat lucu,  alasan polisi kasus itu tidak bisa diteruskan karena terlapor kabur. Kalau logika semacam ini diteruskan, maka semua maling tidak akan ditangkap," terangnya. 

Sedangkan menurut Kholid, ditingkat Banwaslu bersikukuh harus diteruskan.  "Sepertinya Propam harus turun tangan," terangnya.
Sementara itu,   Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel  AKP Alexander mengatakan, pihaknya telah meneruskan ke Bawaslu Banten terkait peristiwa dugaan money politics Cisauk. "Para personel dari Sentra Gakkumdu tidak dapat menemui orang yang diduga mengetahui terjadinya dugaan tindak pidana pemilihan tersebut," ujarnya.

Saat ditanya apakah buktu foto yang disampaikan tersebut tidak bisa menjadi bukti akurat, Alexander megatakan,  definisi lengkap tidak hanya berbentuk foto.

"Proses klarifikasi tidak sesederhana itu," ujarnya.

AKP Alexander mengaku yang memutuskan pelaporan lanjut atau tidak lanjut bukan Polri, tetapi Sentra Gakkumdu.

"Kalau soal foto (yang juga terdapat Andika) aku enggak boleh mengeluarkan statemen pribadi. Begitu pun sebagai Kasat Reskrim. Sentra Gakkumdu melalui pleno yang berhak menyatakan," terangnya.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

KAB. TANGERANG
Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Atasi Kelainan Refraksi Mata, JEC Skrining Ratusan Warga Kurang Mampu di Tangerang

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:41

Menindaklanjuti semangat World Sight Day 2026, JEC Eye Hospitals and Clinics berkolaborasi dengan Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill