Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Proses Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA untuk seluruh sekolah yang ada di Provinsi Banten dibuka secara online melalui situs http://ppdb.bantenprov.go.id/
Namun, alih-alih para orangtua siswa dan siswa terpuaskan oleh layanan pendaftaran secara online tersebut, justru malah kekecewaan yang didapat.
Pendaftaran PPDB yang dimulai sejak tanggal 6-14 Juni kemarin banyak dikeluhkan karena para peserta gagal mengakses situs tersebut. Mulai dari sering errornya situs, gagal login, server yang tidak support dan permasalahan lainnya.
Hal tersebut menyebabkan para orangtua siswa harus bersusah payah mengurus pendaftaran secara manual ke sekolah yang dituju.
Untuk mengungkapkan rasa kekecewaan dan keluh kesah mereka, banyak dari masyarakat yang meluapkan kekesalannya terhadap pelayanan Dindikbud Banten pada kolom tanya jawab yang ada dalam website tersebut.
Seperti yang terlihat di situs http://ppdb.bantenprov.go.id/
Seperti salah satu komentar yang terlihat dalam situs tersebut mengatakan "Kawan Se Banten dan Se Tanahabang, inilah PPDB online versi Badak,"
Ada juga yang menanggapi "Tolong saya stress, jangan dipersulit Lagi dong plis, Kayaknya masuk sekolah aja ribet banget,"
Adapula yang menanggapi dengan hal-hal aneh semisal "Saya mau nanya min, siapa istri dari orochimaru dan kapan dia nikahnya, sama mas kawinnya pake apa ya?"
Selain itu, terlihat dari ramainya komentar pada kolom tanya jawab tersebut. Tidak ada tanggapan atau respon yang diberikan pihak pengelola situs.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGTurnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews