Connect With Us

Kadisnaker Banten Sebut Banyak Tenaga Kerja Asing di Tangerang

Maya Sahurina | Selasa, 4 Desember 2018 | 17:00

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Al Hamidi saat di wawancarai. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Al Hamidi mengatakan bahwa jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Tangerang cukup banyak. Meski tak menyebutkan angka secara pasti, namun ia merinci TKA di Banten yang sebagian besar di Tangerang karena sebagai wilayah industri.

"Kabupaten Tangerang termasuk tenaga kerja asing yang cukup banyak," ujarnya, Selasa (4/12/2018). 

Dibeberkannya, jumlah TKA di Banten menurun setiap tahunnya, namun pada tahun 2015-2016 jumlah tenaga kerja asing tercatat oleh pihaknya sebanyak 12.236 orang, kemudian mengalami , namun kemudian menurun di tahun 2017 menjadi 7.101 orang.

Ia juga mengklaim, bahwa TKA di Banten cukup tertib dalam mendaftarkan dirinya ke instansi berwenang, sehingga pihaknya merasa mudah melakukan pencatatan dan pengawasan.

"Tenaga kerja asing di Provinsi Banten cukup tertib,  hanya saja ada beberapa perusahaan yang saat ini sedang ada proyek sehingga  potensi ada pelanggaran, misalnya tenaga kerja yang ilegal," tambah Hamidi

Lanjut Hamidi, berdasarkan pengawasannya, setiap tenaga kerja asing yang resmi didaftarakan telah memiliki dokumen yang sah, sehingga tidak dikatakan sebagai TKA Ilegal. Namun, meski demikian, ia berharap sistem pengawasan tenaga asing bersama dengan instansi lainnya yang berwenang dapat terintegrasi

“Pengawasan kita harus terintegritas, akurat dan bilamana ada temuan dari pihak Disnaker, kebijakan hukumnya tentu hanya pelanggaran hukum tenaga kerja," jelasnya 

Sehingga, pengawasan terintegrasi dengan pihak terkait lainnya seperti Kanwil Kemenkumham, imigrasi, kepolisian, dan Disnaker sangat dibutuhkan untuk mencegah adanya TKA Ilegal.

"Pengawasan sesuai dengan fungsi masing-masing, sehingga kita tidak kesulitan dalam melakukan pengawasan," tandasnya.(MRI/RGI)

TagsBanten
TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill