Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Dugaan gas bocor dari pabrik PT Krakatau Steel sempat membuat heboh warga Cilegon. Namun, bukan kebocoran yang terjadi.
Senior External Communication PT Krakatau Steel, Vicky Fadillah menjelaskan, Dugaan gas bocor itu berasal dari blast furnace (fasilitas pengolah bijih besi).
Peristiwa itu biasa terjadi saat ada kendala di bagian blast furnace. Kendala itu disebut seperti pipa yang tersumbat.
"Namanya produksi kan ada lancar ada tidak, yang tadi itu adalah ada trouble di ujungnya sehingga itu terpaksa harus diflaring, dibuang. Kalau nggak diflaring meleduk pabriknya, malah jadi masalah di situ," katanya kepada wartawan di Cilegon, Rabu (19/6/2019).
Gas yang keluar dari cerobong buangan itu memang tidak normal dibanding biasanya. Hal itu lantaran ada pembuangan secara berlebihan untuk menyelamatkan produksi.
Kehebohan itu akibat dari foto kepulan asap gas disertai api tersebar di media sosial dengan imbauan agar orang-orang khususnya karyawan pabrik memakai masker sebagai pelindung.
Vicky melanjutkan, bagian yang bermasalah berada di coke ove plant. Di sana, barang produksi yang dihasilkan adalah kokas atau batu bara yang digunakan untuk melebur baja.
"Mampetnya menuju di blast furnacenya, karena demonstratif keluar keliatan ke jalan jadi keliatan heboh, sebenernya nggak," ujarnya. (MI/MRI/HRU).
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews