Connect With Us

Warga Dihebohkan Gas Bocor di Pabrik Krakatau Steel

Mohamad Romli | Rabu, 19 Juni 2019 | 16:05

Tampak kepulan asap keluar dari cerobong pabrik PT. Krakatau Steel, Cilegon. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dugaan gas bocor dari pabrik PT Krakatau Steel sempat membuat heboh warga Cilegon. Namun, bukan kebocoran yang terjadi.

Senior External Communication PT Krakatau Steel, Vicky Fadillah menjelaskan, Dugaan gas bocor itu berasal dari blast furnace (fasilitas pengolah bijih besi).

Peristiwa itu biasa terjadi saat ada kendala di bagian blast furnace. Kendala itu disebut seperti pipa yang tersumbat.

"Namanya produksi kan ada lancar ada tidak, yang tadi itu adalah ada trouble di ujungnya sehingga itu terpaksa harus diflaring, dibuang. Kalau nggak diflaring meleduk pabriknya, malah jadi masalah di situ," katanya kepada wartawan di Cilegon, Rabu (19/6/2019).

Gas yang keluar dari cerobong buangan itu memang tidak normal dibanding biasanya. Hal itu lantaran ada pembuangan secara berlebihan untuk menyelamatkan produksi.

Kehebohan itu akibat dari foto kepulan asap gas disertai api tersebar di media sosial dengan imbauan agar orang-orang khususnya karyawan pabrik memakai masker sebagai pelindung.

Vicky melanjutkan, bagian yang bermasalah berada di coke ove plant. Di sana, barang produksi yang dihasilkan adalah kokas atau batu bara yang digunakan untuk melebur baja.

"Mampetnya menuju di blast furnacenya, karena demonstratif keluar keliatan ke jalan jadi keliatan heboh, sebenernya nggak," ujarnya. (MI/MRI/HRU).

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill