Connect With Us

Ini Alasan Lotte Chemical Keruk Pasir di Laut Banten

Mohamad Romli | Kamis, 18 Juli 2019 | 15:24

Presiden Direktur PT Lotte Chemical Indonesia Kim Yong Ho (depan) saat mengunjungi area yang akan menjadi tempat pengurukan material bekas pengurukan laut. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - PT Lotte Chemical Indonesia berencana melakukan pengerukan pasir di laut Banten. Pengerukan pasir dilakukan untuk pendalaman jetty (dermaga untuk bongkar muat barang).

Presiden Direktur PT Lotte Chemical Indonesia Kim Yong Ho mengatakan, kedalaman laut yang saat ini direncanakan untuk membangun jetty hanya berkisar 13-14 meter. 

Perusahaan itu membutuhkan kedalaman 20 meter untuk membangun jetty. Dengan begitu, dasar laut perlu dikeruk untuk menancapkan tiang-tiang jetty sebagai penyangga.

"Karena jetty itu kan untuk sandar kapal yang sangat besar, itu butuh kedalaman sekitar 20 meter  Sekarang itu kedalamannya hanya 13-14 meter. Jadi dari situ kita akan keruk. Jadi (material) keruk itu daripada kita buang ke tempat lain, mengganggu ekosistem lain, kita manfaatkan untuk pengurukan lahan," ujarnya kepada wartawan di Serang, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga :

Pengerukan akan dilakukan sesegera mungkin. Proses perizinan masih digodok di Kementerian Perhubungan. Jika sudah selesai, pengerukan akan langsung dilakukan di laut Banten.

"Itu akan kita mulai sesegera mungkin, begitu izin sudah selesai, baru kita mulai. Kita masih menunggu approvel (persetujuan) dari Kementerian Perhubungan," kata dia. (MI/MRI/RGI).

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

KOTA TANGERANG
Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:56

Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill