Connect With Us

Takut Anak Krakatau "Marah", Warga Tolak Rencana Pengerukan Pasir Laut

Mohamad Romli | Rabu, 3 Juli 2019 | 11:35

Diskusi warga Cilegon menyikapi rencana pengerukan pasir laut oleh PT Lotte Chemicals di Selat Sunda (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Sekelompok warga Cilegon menolak adanya rencana pengerukan pasir laut di Selat Sunda. Pengerukan dilaporkan untuk pematangan lahan PT Lotte Chemicals.

Indikasi akan dikeruknya pasir laut terlihat dengan tersedianya lokasi khusus yang disiapkan di lokasi perusahaan tersebut untuk tempat bersandar kapal pengeruk pasir.

Melalui data Amdal yang diperoleh warga, titik pengerukan pasir berada di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sangiang atau 12 mil dari daratan.

BACA JUGA:

"Karena andaikan pasir laut itu dikeruk di Selat Sunda berbuntut panjang sebab menyangkut masalah ekosistem dan lain sebagainya," kata tokoh masyarakat Cilegon, Rebudin kepada wartawan, Rabu (3/7/2019).

Rencana pengerukan pasir laut diperkirakan mencapai 4,8 juta kubik untuk memenuhi kebutuhan pematangan lahan. Pasir dikeruk menggunakan kapal pengeruk yang dikirim dari luar negeri.

Dengan pengerukan tersebut, meski tak ada hubungannya langsung, warga takut Gunung Anak Krakatau "marah". Peristiwa tsunami yang terjadi akibat longsoran Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu alasan warga menolak penambangan.

"Tentu ini kompetensinya ahli geologi, tetapi tentunya, mudah-mudahan ketika kami ambil sampling karena tsunami 22 Desember kemarin, itu kan bukan karena gerakan lempeng biasanya, tetapi hasilnya kajiannya karena erupsi Anak Krakatau," tuturnya. (MI/MRI/RGI)

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

BANTEN
KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55

Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill