BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Wellbeing Center Jadi Ruang Curhat Profesional bagi Siswa
Kamis, 5 Maret 2026 | 22:34
Stigma lama yang memandang ruang Bimbingan Konseling (BK) sebagai "ruang pengadilan" bagi siswa bermasalah mulai diubah.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan ribu warga Banten bertekad kuat selalu merajut persatuan serta menghindari perpecahan. Hal itu dinyatakan dalam deklarasi damai yang dihelat saat kegiatan Milenial Road Safety Festival di Alun-alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu (23/6/2019).
Deklarasi yang dibacakan oleh perwakilan warga dari berbagai suku dan keyakinan agama itu serentak ditirukan oleh peserta.

Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir dalam sambutannya mengatakan, ada dua hal besar yang dihadapi bangsa Indonesia. Selain soal kurangnya budaya tertib berlalu lintas, Tomsi juga menyebut hal lain, yaitu terkikisnya semangat persatuan dan kesatuan bangsa, sebagai dampak yang kuat dari dinamika politik Pemilu 2019.
"Untuk itu kita gelorakan persatuan dan kesatuan," ucap Kapolda.
Deklarasi damai tersebut berisi tiga hal, diantaranya terus merajut persatuan dan kesatuan bangsa dalam kebhinekaan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menolak segala tindakan yang dapat menimbulkan segala kekerasan, kerusuhan dan perpecahan, serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.(RAZ/RGI)
Stigma lama yang memandang ruang Bimbingan Konseling (BK) sebagai "ruang pengadilan" bagi siswa bermasalah mulai diubah.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk 20 hari ke depan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews