Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Cilegon - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) resmi memiliki perwakilan di Banten. Inventarisir permasalahan pelabuhan di Banten akan jadi tugas pokok.
Selain menyerap aspirasi, koordinasi dengan pemerintah baik pusat maupun daerah bakal gencar dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada di pelabuhan. Fokus ABUPI adalah menyerap aspirasi para pengelola badan usaha pelabuhan.

"Ini adalah yang pertama di Banten di bentuk ABUPI. sebenarnya kita mau mewadahi sebagai forum komunikasinya para badan usaha pelabuhan di wilayah Banten, aspirasi mereka permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh BUP termasuk terminal untuk kepentingan sendiri ( TUKS ) dan terminal khusus di wilayah Banten," kata Ketua ABUPI Korwil Banten, Widi Hartono kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).
Ada beberapa permasalahan di BUP yang menjadi kendala, yakni pendanaan, legalitas, dan perizinan. Dengan tiga macam permasalahan itu, ABUPI akan coba menjembatani untuk berkomunikasi ke pemerintah.
"Pasti kita terus mengkoordinasikan ini dengan pemerintah pusat, daerah, dan kota. Kemudian kita juga meningkatkan kapabilitias dari SDM di bidang kepelabuhan, nanti ada training kepelabuhanan dari pusat maupun dari internal ABUPI," ujarnya.
Widi mengatakan, selain di Banten, ABUPI sudah berdiri sejak 5 tahun lalu. Namun, di Banten baru terbentuk untuk mempermudah komunikasi antara BUP dan pemerintah.
"Selama ini ABUPI sudah ada di tingkat nasional, sudah lima tahun, tapi di wilayah Banten ini belum ada koordinator wilayah, sebenarnya ini hanya wilayah koordinator Banten saja. ABUPI salah satu asosiasi yang diminta masukan revisi undang-undang kepelabuhanan atau maritim," kata dia.(RMI/HRU)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).
Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews