Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Cilegon - Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) resmi memiliki perwakilan di Banten. Inventarisir permasalahan pelabuhan di Banten akan jadi tugas pokok.
Selain menyerap aspirasi, koordinasi dengan pemerintah baik pusat maupun daerah bakal gencar dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada di pelabuhan. Fokus ABUPI adalah menyerap aspirasi para pengelola badan usaha pelabuhan.

"Ini adalah yang pertama di Banten di bentuk ABUPI. sebenarnya kita mau mewadahi sebagai forum komunikasinya para badan usaha pelabuhan di wilayah Banten, aspirasi mereka permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh BUP termasuk terminal untuk kepentingan sendiri ( TUKS ) dan terminal khusus di wilayah Banten," kata Ketua ABUPI Korwil Banten, Widi Hartono kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).
Ada beberapa permasalahan di BUP yang menjadi kendala, yakni pendanaan, legalitas, dan perizinan. Dengan tiga macam permasalahan itu, ABUPI akan coba menjembatani untuk berkomunikasi ke pemerintah.
"Pasti kita terus mengkoordinasikan ini dengan pemerintah pusat, daerah, dan kota. Kemudian kita juga meningkatkan kapabilitias dari SDM di bidang kepelabuhan, nanti ada training kepelabuhanan dari pusat maupun dari internal ABUPI," ujarnya.
Widi mengatakan, selain di Banten, ABUPI sudah berdiri sejak 5 tahun lalu. Namun, di Banten baru terbentuk untuk mempermudah komunikasi antara BUP dan pemerintah.
"Selama ini ABUPI sudah ada di tingkat nasional, sudah lima tahun, tapi di wilayah Banten ini belum ada koordinator wilayah, sebenarnya ini hanya wilayah koordinator Banten saja. ABUPI salah satu asosiasi yang diminta masukan revisi undang-undang kepelabuhanan atau maritim," kata dia.(RMI/HRU)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews