Connect With Us

Sosialisasi, PPAI Siap Beri Perlindungan Hukum untuk Semua Golongan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 30 September 2021 | 12:13

Perhimpunan Pengemudi Aplikasi Indonesia (PPAI) saat berswa foto bersama. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Perhimpunan Pengemudi Aplikasi Indonesia (PPAI) yang dibentuk Forum Gopartner Indonesia bekerja sama dengan Taradipa & Partner Lawfim yang didukung Yayasan Kasih Keadilan Bangsa (YKKB) dan PERADI BERSATU menggelar sosialisasi kepada masyarakat Banten.

Dewan Kehormatan PPAI, Tommy Paulus Hermawan menyampaikan, PPAI yang dipimpin Nanda Taradipa, S Maulana, dan Bagus Taradipa, akan memberikan perlindungan hukum bagi semua golongan.

"Semoga kehadiran PPAI menjadi sangat penting untuk mendampingi dan membantu khususnya seluruh anggota PPAI, mereka akan mendapatkan kepastian hukum dan keadilan atas permasalahan hukum yang akan mereka hadapi nanti, juga pada masyarakat pada umumnya," jelasnya saat sosialisasi di Serang, Banten, Kamis 30 September 2021.

PPAI pun akan membentuk paralegal agar kepastian hukum yang PPAI berikan semakin merata, bukan hanya untuk para pengemudi aplikasi di Indonesia saja, namun tetapi juga terhadap masyarakat kurang mampu, kelompok marjinal, penyandang disabilitas, dan juga kaum perempuan korban kekerasan.

"PPAI akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk memberikan pelatihan dan pengajaran kepada para Pengemudi Aplikasi di Indonesia tentang bagaimana berkendara yang baik dan benar, mentaati setiap peraturan dan beretika supaya dapat menjadi contoh dan panutan bagi pengemudi lain di jalan," kata Tommy.

Visi dan misi PPAI adalah memberikan kepastian hukum, mensejahterakan, mengangkat markat, martabat dan derajat setiap anggota PPAI agar berkelas dan berbagi kepada seluruh lapisan masyarakat pada umumnya.

"PPAI melihat para pengemudi aplikasi di Indonesia adalah pahlawan bagi keluarga dan masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi saat ini. Oleh sebab itu, PPAI mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar menghargai jasa mereka, sebab karena merekalah kebutuhan seluruh lapisan masyarakat Indonesia terpenuhi," pungkasnya.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

NASIONAL
Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Kamis, 2 Juli 2026 | 19:04

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill