Connect With Us

Punya Historis, Erick Thohir Bangun Social Healing di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 19 Desember 2021 | 22:23

Menteri BUMN Erick Thohir. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menteri BUMN Erick Thohir tengah gencar membangun social healing berupa fasilitas umum di Provinsi Banten. Alasannya melakukan pembangunan social healing di Banten karena dirinya memiliki historis sendiri dengan daerah tersebut.

“Kenapa di Banten. Karena Kesultanan Banten dengan Lampung itu dekat. Konon, Pangeran Arya Dila waktu itu ditugaskan ke Lampung mendarat di Gunung Sugih, kampung bapak saya. Ada turunan-keturunannya. Kalau ditanya ada hubungan, enggak tahu. Cuma ada kuburannya,” katanya saat meresmikan lapangan voli yang direnovasi atas bantuan Yayasan Erick Thohir di Kampung Cengkok, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Desember 2021.

Menurut Erick selain Banten, social healing juga telah dibangun di Jakarta sebanyak 114 titik. Lalu di Sumatera sebanyak 520 titik. Fasilitas tersebut berupa lapangan voli, lapangan bulu tangkis, musala, MCK, hingga posyandu.

Erick juga memiliki alasan tersendiri mengapa memilih dua wilayah tersebut untuk pembangunan social healing. "Kenapa Jakarta? Karena saya lahir di Jakarta. Kenapa di Sumatera? Karena bapak saya dari Sumatera,” jelasnya.

Pembangunan itu juga merupakan amanat dari almarhum orang tuanya yang selalu berpesan tentang pentingnya membantu sesama. Ia pun memastikan biaya pembangunan berasal dari dana pribadi, bukan berasal dari anggaran BUMN.

"Yayasan membuat lapangan voli enggak minta uang BUMN. Ayo boleh dicek. Ini uang sendiri. Kebetulan almarhum bapak saya, Haji Mohamad Thohir, mengingatkan saya dan beliau wafat 5 tahun lalu bahwa penting sekali kita membantu sesama," katanya. 

Ia berpesan kepada masyarakat agar merawat dan mengunakan fasilitas yang telah dibangun itu dengan sebaik baiknya. Jangan cuma bisa membangun tapi tidak bisa merawat, seperti sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia.

"Penting kita saat ini bukan saling menunjuk atau saling menyalahkan. Harus saling menjaga dan tentu dengan segala kerendahan hati saya merasa sangat terhormat bisa dibantu memperbaiki di sini,” tegasnya.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill