Connect With Us

Disiplin Prokes, Gubernur Banten: Percayalah Covid-19 Itu Ada

Tim TangerangNews.com | Senin, 31 Januari 2022 | 09:58

Gubernur Banten Wahidin Halim saat menghadiri Maulid Akbar Majelis Ta'lim Al-Bantani serta meresmikan Musala Keramat Syeh Abdul Akhir di Kabupaten Serang, Minggu 30 Januari 2022. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim kembali mengingatkan warganya untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) guna menghindari tertular virus Covid-19 varian Omicron.

"Percayalah bahwa Covid-19 itu ada. Saat ini muncul varian Omicron, mari kita menerapkan protokol kesehatan pada kehidupan kita sehari-hari secara ketat," katanya saat menghadiri Maulid Akbar Majelis Ta'lim Al-Bantani serta meresmikan Musala Keramat Syeh Abdul Akhir di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Ahad 30 Januari 2022, seperti dikutip dari Antara.

"Pemerintah menginginkan masyarakat terbebas dari Covid-19," lanjut Wahidin.

Sebagai Gubernur Banten, harapannya menjadikan masyarakat Banten yang berakhlakul karimah.

"Kalau hidup kita mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad SAW, Insya Allah hidup kita sehat dan damai serta datang keberkahan ke bumi ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memohon maaf karena sudah hampir tiga tahun selama menjadi Gubernur Banten silaturahmi secara langsung berkurang karena pandemi Covid-19.

"Namun pembangunan di Provinsi Banten terus berjalan," tutur Wahidin.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Provinsi Banten mulai revitalisasi Kawasan Banten Lama, pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan Banten International Stadium, bantuan masjid, bantuan pondok pesantren, hingga penataan kawasan wisata.

"Dari sini telah lahir ulama-ulama yang besar, semoga akan terlahir pula ulama-ulama besar dari sini. Aamiin," katanya.

Selanjutnya, Wahidin didampingi Pengasuh Ponpes Ghautsul Ibad KH Fakhrudin Al-Bantani dan para ulama yang hadir meresmikan Musala Keramat Syeh Abdul Akhir.

BISNIS
Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:01

Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Pemantauan Real-Time Kasus Kekerasan Anak Bareng Komnas PA

Pemprov Banten Dorong Pemantauan Real-Time Kasus Kekerasan Anak Bareng Komnas PA

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:38

Kekerasan terhadap anak tengah marak terjadi di Provinsi Banten, termasuk kasus perundungan pelajar di wilayah Tangerang Selatan yang tengah menjadi sorotan belakangan ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill