Connect With Us

Terjadi Lima Kecelakaan di Banten dengan Dua Korban Meninggal pada H-7 Lebaran

Tim TangerangNews.com | Rabu, 27 April 2022 | 11:52

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Komisaris Besar Budi Mulyanto. (@TangerangNews / Indopos)

TANGERANGNEWS.com-Lima kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Banten pada H-7 Lebaran 2022, Senin 25 April 2022 kemarin. Polda Banten mencatat dari lima kasus kecelakaan itu korban meninggal dua orang, korban luka berat satu orang, dan luka ringan empat orang.

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Komisaris Besar Budi Mulyanto pada Selasa, 26 April 2022, menyebutkan kerugian materi dari kasus kecelakaan tersebut sebesar Rp6,9 juta.

“Jika dibandingkan pada H-7 periode 2021 untuk kecelakaan mengalami kenaikan, saat itu  tidak terjadi kecelakaan,” ujar Budi seperti dilansir dari Tempo.

Sedangkan untuk tilang, kata Budi, dilakukan 182 kali atau meningkat 194% jika dibanding 2021 hanya 62 kali. Kemudian untuk pemberian teguran sebanyak 294 kali, naik 28 persen dibanding tahun 2021 sebanyak 230 kali. 

Setelah itu sosialisasi keselamatan lalu lintas dilakukan 352 kali, naik 418 persen dibanding 2021 yang hanya 62 kali. Untuk pembagian masker pada 2021 sebanyak 550 kali, naik 3 persen pada H-7 periode 2022 sebanyak 567 masker.

KAB. TANGERANG
Baru 2 Bulan Menikah, Komedian Boiyen Gugat Cerai Suaminya ke PA Tigaraksa

Baru 2 Bulan Menikah, Komedian Boiyen Gugat Cerai Suaminya ke PA Tigaraksa

Kamis, 29 Januari 2026 | 20:38

Artis dan juga komedian wanita Yenni Rahmawati atau yang kerap disapa Boiyen menggugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill