Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Bahan bakar minyak (BBM) kembali mengalami penyesuaian untuk jenis nonsubsidi yang mulai berlaku per hari ini, Kamis 1 Desember 2022.
Penyesuaian ini dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) yang diumumkan melalui laman resminya.
Pertamina menyebut hal ini dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Melansir dari bisnis.com, diketahui BBM nonsubsidi Pertamax naik 6,29 persen dari bulan sebelumnya, yakni Rp14.300 menjadi Rp15.200 per liter untuk wilayah Jabodetabek.
Pertamina Dex pun ikut mengalami penyesuaian, yakni naik dari sebelumnya Rp18.550 menjadi Rp18.800 per liter atau naik 1,34 persen.
Tak hanya itu, harga Dexlite menjadi Rp18.300 atau naik 1,6 persen, jika dibandingkan harga sebelumnya yaitu Rp18.000.
Adapun, harga BBM bersubsidi tidak mengalami penyesuaian. Harga Pertalite saat ini masih Rp10.000 per liter, dan harga Pertamax Rp13.900 per liter.
Berikut ini daftar harga terbaru BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Desember untuk wilayah Provinsi Banten:
Pertamax Turbo : Rp15.200
Pertamax : Rp13.900
Pertamina Dex : Rp18.800
Dexlite : Rp18.300
Pertalite : Rp10.000
Solar : Rp6.800
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews