Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka mendukung perekonomian Banten, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memberikan suplai Penyalaan Konsumen Tegangan Tinggi sebesar 115.000 kVA kepada PT Lotte Chemical Indonesia pada Kamis, 30 November 2023.
Diketahui, PT Lotte Chemical Indonesia yang bertempat di Cilegon, Banten merupakan bagian dari grup perusahaan petrokimia Lotte Chemical Corporation asal Korea Selatan (Korsel).
Vice Presiden Director PT Lotte Chemical Indonesia Jojok Hadrijanto mengapresiasi langkah PLN dalam memberikan suplai listrik guna mendukung operasional perusahaan.
"Terima kasih kepada teman-teman PLN yang telah memberikan support luar biasa kepada kami dengan sangat profesional," ucapnya.
Selain itu, PLN juga memberikan suplai kelistrikan untuk Lotte Group lainnya, yakni PT Lotte Chemical Titan Nusantara dengan daya 40.000 KVA.
General PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengatakan, Ke depannya PLN menargetkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan daya listrik PT Lotte Chemical Indonesia hingga mencapai daya 199.000 KVA.
Bukan tidak mungkin, PLN UID Banten memiliki pasokan tenaga listrik Banten yang andal dengan surplus daya 3.070 MW.
Menurut Mukhlis, hal ini sebagai wujud nyata dukungan untuk pertumbuhan industri dan ekonomi di Banten.
"PLN sangat membuka peluang kerjasama dan mempercayakan suplai listrik untuk seluruh kebutuhan pelanggan kepada PLN," tukasnya.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Memasuki lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang akan menghadapi lawan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam pukul 19.00 WIB.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews