Muncul Surat Edaran Perubahan Transaksi Bank BRI ke Bank Lain dari Rp6.500 Jadi Rp150 Ribu Per Bulan, Ini Faktanya
Kamis, 16 April 2026 | 19:02
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 150 pohon produktif ditanam di 13 titik di Provinsi Banten dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia pada Selasa, 28 November 2023.
Dari 13 titik tersebut meliputi wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang dan Kabupaten Serang.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten Abdul Mukhlis mengatakan, penanaman pohon serentak ini merupakan bagian dari program transformasi PLN bertajuk Green.
Melalui program ini, PLN memiliki memiliki visi untuk melindungi generasi masa depan dengan menjaga lingkungan.
"Penanaman pohon ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung tercapainya net zero emission di tahun 2060," ucap Mukhlis.
Menurutnya, menanam pohon tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, melainkan juga menjaga kelestarian lingkungan sehingga dapat menjamin keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Dikatakan Mukhlis, PLN juga tengah mewujudkan program Sustainable Development Goals (SDGs), yang bertujuan dalam pembangunan berkelanjutan terkait mengurangi emisi atau karbon.
Mukhlis menjelaskan, salah satu implementasi dari program tersebut ialah kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan apresiasinya langkah PLN terhadap permasalahan lingkungan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk melibatkan diri dalam upaya menjaga lingkungan," ujar Arief.
Arief berharap, penanaman pohon dapat berdampak pada perbaikan kualitas udara lantaran pohon tidak hanya menyediakan oksigen juga menyerap karbondioksida, sehingga meredam dampak perubahan iklim.
Sebagai informasi, pohon produktif ialah pohon yang tidak hanya menghijaukan lingkungan tetapi juga dapat dikonsumsi ataupun diolah.
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews