Connect With Us

Pemprov Banten Salurkan Daging Kurban untuk Anak Stunting

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Juni 2024 | 15:47

Pj Gubernur Banten Al Muktabar memotong hewan kurban di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Dinas Pertanian Pemprov Banten, Kota Serang, Senin 17 Juni 2024, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Selain untuk masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga memberikan daging sapi kurban kepada keluarga dengan anak berisiko stunting maupun anak stunting melalui Dapur PKK.

Pemotongan hewan kurban khusus untuk anak stunting itu dilakukan langsung Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Dinas Pertanian Pemprov Banten, Kota Serang, Senin 17 Juni 2024, malam.

"Agar dagingnya lebih segar, maka kita sengaja potong hewan kurban di malam hari," ungkap Al Muktabar usia melakukan pemotongan.

Al Muktabar mengatakan, hal tersebut merupakan model baru dalam penanganan stunting. Nantinya di Dapur PKK, daging tersebut akan diolah menjadi makanan yang sehat serta menarik untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

"Nanti di Dapur PKK itu, ibu-ibu di sana masak sekaligus mengedukasi ibu-ibu muda bagaimana cara memasak dan menyusun komposisi bumbunya serta berkreasi terhadap olahan makanan. Jadi di Dapur PKK tidak hanya memasak tapi juga ada proses edukasi di sana," jelasnya.

Al Muktabar menyampaikan daging hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada sejumlah Dapur PKK yang ada di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

"Periode ini kita akan peruntukkan kepada dua kawasan terdekat. Tadi juga saya mengimbau kepada Bupati dan Wali Kota untuk dapat mendistribusikan hewan kurbannya kepada anak-anak stunting," katanya.

Sementara Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten EA Deni Hermawan mengungkapkan pendistribusian daging hewan kurban itu melalui pendekatan kepada anak stunting.

Pemprov Banten telah melakukan koordinasi kepada sejumlah Dapur PKK.

"Nanti dagingnya akan diolah sesuai dengan menu yang disiapkan dapur PKK. Pendistribusian akan dilakukan mulai malam ini atau paling telat pagi. Nanti Dapur PKK akan mengolah makanan itu," pungkas Deni.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill