Connect With Us

PLN UID Banten Dorong Kemajuan Sektor Pertanian dengan Program Electrifying Agriculture

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 5 November 2024 | 21:45

Program Electrifying Agriculture di PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ), Banten (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten telah menyediakan suplai listrik bagi enam pelanggan dari sektor pertanian di Provinsi Banten dengan total daya sebesar 1.204.700 Volt Ampere (VA).

Program ini merupakan bentuk komitmen PLN UID Banten dalam mendukung sektor pertanian sekaligus memperingati Hari Listrik Nasional ke-79.

Penerima manfaat program ini meliputi berbagai usaha seperti peternakan sapi, peternakan ayam, penggilingan padi, hingga kelompok tani wanita yang mengelola pertanian hidroponik di beberapa wilayah di Banten.

Program Electrifying Agriculture (EA) dirancang untuk memanfaatkan energi listrik dalam mendukung peningkatan produktivitas para petani dan peternak. 

Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan permintaan listrik sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin alias Andy Acha menyampaikan pentingnya penggunaan energi listrik untuk memaksimalkan produktivitas di sektor agrikultur. 

"Akses listrik yang lebih baik membuka peluang bagi sektor pertanian untuk tumbuh lebih pesat, meningkatkan produktivitas, dan menekan biaya operasional," ujar Andy Acha.

Tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, PLN juga berkomitmen menjadi mitra strategis yang mendorong petani dan peternak dalam mengimplementasikan praktik-praktik berkelanjutan. 

"Kami ingin mendorong peternak dan petani untuk berinovasi dalam usaha mereka. Dengan memanfaatkan teknologi dan solusi energi yang efisien, mereka dapat mengelola usaha mereka dengan lebih baik," tambah Andy Acha.

Salah satu bentuk nyata dari program EA adalah inisiatif "Bekisar Electrik" yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan di sektor peternakan melalui penerapan teknologi. 

Di momen Hari Listrik Nasional, PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) menjadi salah satu penerima manfaat program ini. 

"Dengan pasokan listrik yang cukup, kami dapat meningkatkan manajemen pakan dan kesehatan ternak, serta menerapkan teknologi modern yang mendukung produktivitas," kata CEO PT LSAJ, Arie Triyono.

Inisiatif ini mendukung upaya nasional untuk memperkuat ketahanan pangan. Peningkatan akses listrik untuk sektor peternakan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat di Banten.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

HIBURAN
Tangsel dan Tangerang Masuk Daftar Kota dengan Jalan Terpanjang se-Jabodetabek

Tangsel dan Tangerang Masuk Daftar Kota dengan Jalan Terpanjang se-Jabodetabek

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:34

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.

BANTEN
Waspadai Gangguan Listrik saat Iduladha, PLN Banten Siagakan 1.419 Personel 

Waspadai Gangguan Listrik saat Iduladha, PLN Banten Siagakan 1.419 Personel 

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:39

Sebanyak 1.419 personel PT PLN UID Banten diterjunkan di berbagai wilayah Banten selama masa siaga Iduladha untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik saat aktivitas masyarakat meningkat selama hari raya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill