Connect With Us

PLN Realisasikan Akses Listrik untuk 3.725 Keluarga Miskin

Fahrul Dwi Putra | Senin, 28 Oktober 2024 | 06:38

PLN UID Banten memberikan bantuan sambung listrik gratis bagi warga kurang mampu di Provinsi Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79, PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream memberikan bantuan sambungan listrik gratis kepada 3.725 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia pada Rabu, 23 Oktober 2024. 

Sejak program ini diluncurkan pada 2020, PLN telah membantu 28.488 keluarga di berbagai daerah melalui donasi dari para pegawai PLN.

Program Light Up The Dream bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati listrik secara mandiri sebagai wujud kepedulian pegawai PLN dan komitmen bersama mewujudkan keadilan dalam akses energi.

 

Salah satu penerima manfaat, Siti Aminah dari Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, mengaku sangat bersyukur. Pasalnya, Ia yang sebelumnya menggunakan listrik dari tetangga kini bisa memiliki sambungan listrik sendiri. 

"Sekarang alhamdulillah sudah punya kWh meter sendiri, jadi instalasi listrik lebih aman, bebas memanfatkan listrik untuk berbagai aktivitas terutama belajar anak-anak, membantu kegiatan rumah tangga, bekerja, dan lain lain," ungkapnya.

Senada, Ahmadi, warga Desa Paya Ue, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan ini. Sebelumnya, ia hanya bisa mengandalkan lilin sebagai penerangan di malam hari. 

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto turut mengapresiasi langkah PLN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses listrik gratis. 

"Hal yang mulia kita laksanakan hari ini melalui program Light Up The Dream," ungkapnya.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Nelci Tana Tabun, warga Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, berharap adanya sambungan listrik dapat meningkatkan ekonomi keluarganya. Dengan bantuan listrik ini, ia berencana mengembangkan usaha kecilnya dengan menambah kulkas atau freezer untuk membuat es batu. 

Sementara itu, Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi, juga memberikan apresiasi atas bantuan dari PLN yang membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses listrik. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk melanjutkan berbagai program sosial PLN ini.

"Maka Pemerintah Kota Kupang berkomitmen akan melengkapi berbagai infrastruktur yang perlu disambung pada zona-zona yang telah terpasang hari ini," kata Linus.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, jumlah penerima manfaat program Light Up The Dream meningkat dari tahun ke tahun, dengan 11.390 keluarga tercatat menerima bantuan sambung listrik pada 2024. 

"Hadirnya listrik diharapkan dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, mengentaskan kemiskinan serta memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," tutup Darmawan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill