Connect With Us

Terpilih Kembali Jadi Ketua ASEPHI Banten, Subchi Subekti Siap Dorong Perekonomian UMKM Banten

Yanto | Rabu, 13 November 2024 | 14:12

Subchi Subekti terpilih kembali sebagai Ketua ASEPHI Banten peridoe 2024-2029, dalam Musda ke- III, di Hotel Santika Premiere Bintaro, Rabu 13 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Subchi Subekti terpilih kembali sebagai Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Banten peridoe 2024-2029, dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke- III, di Hotel Santika Premiere Bintaro, Rabu 13 November 2024.

Subchi Subekti dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin ASEPHI Banten kembali.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah turut membesarkan ASEPHI, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Sebagai contoh pameran kerajinan tangan, INACRAFT, yang digagas oleh ASEPHI, dapat tumbuh menjadi pameran kerajinan tangan terbesar di tingkat Asia Tenggara sampai Eropa. Hal ini dapat tercapai karena adanya dukungan berbagai pihak terhadap ASEPHI," ujarnya.

Ke depan, ASEPHI tidak hanya menjadikan pameran sebagai sarana perdagangan atau promosi saja, namun menjadi wadah ekonomi bagi perkembangan UMKM.

"Pasti untuk kedepannya kami akan memajukan dan mendorong UMKM sebagai ekonomi Indonesia lebih maju lagi," ujar Subchi.

Subchi juga akan membawa ASEPHI sebagai organisasi yang lebih kuat dan modern, berkolaborasi dengan seluruh pihak baik dalam maupun luar negeri dan stakeholder terkait.

"Saya berharap dukungan dari seluruh jajaran ASEPHI dalam menjalankan roda organisasi agar setiap program nantinya dapat berjalan dengan baik dan lancar," tegasnya.

Dengan demikian, ASEPHI dapat semakin dikenal luas dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya dalam hal pengembangan industri kerajinan tangan dan UMKM.

"Kita akan merangkul memberikan kerjasama atau berkontribusi dengan berbagai stakeholder, pemerintah daerah, BUMN termasuk perbankan, untuk membangun ekspor ke negara lain," imbuh Subchi.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

KAB. TANGERANG
Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill