Connect With Us

PLN Gelar Multi Stakeholder Forum di Banten Perkuat Sinergi dengan Pelanggan

Fahrul Dwi Putra | Senin, 29 September 2025 | 20:20

Suasana penuh semangat kebersamaan MSF 2025,Seluruh jajaran manajemen PLN UP3 Banten Utara, pimpinan unit PLN Group, mitra strategis, serta para stakeholder yang turut berkomitmen memperkuat sinergi demi menghadirkan layanan kelistrikan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara menggelar Multi Stakeholder Forum (MSF) yang dihadiri pelanggan, mitra strategis, hingga perwakilan dari berbagai sektor. 

Mengusung tema Energizing Partnership for Brighter Future, kegiatan ini menjadi wadah dialog langsung antara PLN dengan para pengguna listrik sekaligus pemangku kepentingan.

Forum ini mendapat sambutan positif dari peserta, salah satunya perwakilan pelanggan industri PT Niko Mas Gemilang, Saefudin Nikmat. 

“Kami sangat mengapresiasi forum ini. Melalui MSF, kami merasa lebih dekat dengan PLN dan bisa menyampaikan kebutuhan serta masukan secara langsung serta memberikan customer experience sumber awal sistem kelistrikan hingga tersalurkan ke perusahaan kami. Harapan kami, sinergi ini terus dijaga agar pasokan listrik semakin andal dan mendukung perkembangan usaha kami,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Manager PLN UP3 Banten Utara Hanfi Adrhean Abidin menyebut MSF sebagai sarana penting dalam mendengar suara pelanggan.

“PLN hadir bukan hanya untuk menyediakan listrik, tetapi juga untuk mendengar, memahami, dan menjawab kebutuhan pelanggan. Setiap masukan yang disampaikan hari ini adalah energi bagi kami untuk terus berbenah,” kata Hanfi.

Menurut Hanfi, inovasi digital akan menjadi arah pengembangan layanan ke depan. 

“Kami ingin setiap pelanggan merasakan layanan yang lebih cepat, transparan, dan praktis, salah satunya melalui aplikasi PLN Mobile yang sudah tersedia 24 jam untuk berbagai kebutuhan,” tambahnya.

Senada dengan itu, General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengatakan, adanya forum ini untuk memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan. 

“Forum ini menjadi kesempatan berharga bagi PLN untuk mendengar langsung aspirasi pelanggan, sehingga setiap langkah inovasi yang kami lakukan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Komitmen kami adalah menghadirkan listrik yang andal sekaligus layanan yang semakin mudah diakses, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Joharifin.

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi PLN tak lepas dari dukungan pelanggan. “Dengan dukungan pelanggan, kami optimistis mampu menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” tambah Joharifin.

Selain sesi diskusi, forum juga diisi dengan materi Knowledge Sharing mengenai Power Quality oleh PLN UIP2B, pemaparan Bisnis Outlook 2025 oleh Bank Indonesia, serta pengenalan subholding PLN seperti Icon Plus, Electricity Services, Energy Management Indonesia, dan Mandau Cipta Tenaga Nusantara. 

Sebagai apresiasi, PLN memberikan Awarding Customer kepada sejumlah pelanggan serta mengajak peserta mengunjungi PLTU Suralaya untuk melihat langsung turbin dan fasilitas shore connection.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill