Connect With Us

Tak Melulu Soal Target, GM PLN Banten Minta Pegawai Lebih Utamakan Keselamatan Kerja

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:40

General Manager PLN UID Banten saat memimpin Apel Gelar Peralatan dan Kick Off Percepatan Eksekusi Program Bantuan BPBL, Listrik Desa Provinsi, serta TJSL Tahun 2025 di halaman kantor PLN UID Banten, Jumat, 24 Oktober 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten Muhammad Joharifin mengimbau seluruh insan PLN agar mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta memastikan kesiapan penuh dalam menjalankan program elektrifikasi dan pembangunan berkelanjutan di wilayah Banten.

Menurutnya, keberhasilan program elektrifikasi tidak hanya diukur dari kecepatan dan jumlah sambungan listrik, tetapi juga dari bagaimana seluruh petugas dapat bekerja dan pulang ke rumah dengan selamat.

"Sebelum berbicara tentang target dan percepatan, kita pastikan seluruh insan PLN bekerja dengan aman, menggunakan peralatan yang terstandar, dan memahami risiko di lapangan," ujar Joharifin saat memimpin Apel Gelar Peralatan dan Kick Off Percepatan Eksekusi Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), Listrik Desa Provinsi, serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2025 di halaman kantor PLN UID Banten, Jumat, 24 Oktober 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Joharifin ingin memastikan seluruh kesiapan peralatan, personel, dan sistem pengawasan sebelum pelaksanaan di lapangan. Seluruh tim konstruksi, pemasaran, dan penyambungan listrik dipastikan telah memenuhi standar K3, termasuk perlengkapan keselamatan seperti helm, sarung tangan, rompi, sepatu safety, hingga alat pelindung diri (APD).

Joharifin menambahkan, budaya K3 di lingkungan PLN UID Banten terus dikembangkan melalui pendekatan yang lebih humanis. 

“Kami ingin setiap insan PLN menjadikan K3 sebagai kebiasaan, bukan kewajiban. Ketika mereka bekerja dengan aman, sebenarnya mereka sedang melindungi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, sinergi antar tim diharapkan menjadi kunci agar seluruh program dapat terlaksana tepat waktu sekaligus memberikan manfaat yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“PLN UID Banten berkomitmen menyelesaikan seluruh target program dengan tepat waktu, yaitu sampai 30 November 2025, dengan kondisi seluruh petugas tetap aman dan selamat,” pungkas Joharifin.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANTEN
Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:31

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill