Connect With Us

Jalan Rusak Makan Korban, Pengamat Sebut Pemkab Tangerang Berpotensi Melanggar HAM

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 18 Februari 2026 | 21:49

Kondisi Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berlubang dan retak. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan lantaran banyaknya jalan rusak di sejumlah wilayah hingga tewasnya empat pengendara di Jalan Raya Pasar Kemis selama bulan Februari 2026.

‎Peneliti Kebijakan Publik Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) Riko Noviantoro menjelaskan permasalahan jalan rusak ini berpotensi menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), di mana masyarakat seharusnya memiliki hak untuk hidup dengan infrastruktur yang layak, malah menjadi korban atas kerusakan jalan.

‎"Ini berkaitan dengan HAM, Jadi enggak boleh keselamatan itu di nomor dua. Untuk itu maka sebaiknya bupati segera melakukan perbaikan maksimal," ucap Riko pada Rabu 18 Februari 2026.

‎Menurutnya, perihal perbaikan jalan pemerintah seringkali mempersalahkan status jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kota/kabupaten, provinsi atau pusat.

‎"Masyarakat tidak mau tahu status jalan itu jalan nasional, provinsi, atau kabupaten kota. Selagi rusak, itu kewajiban negara atau pemerintah daerah untuk memperbaiki karena berkaitan keselamatan," ujarnya.

‎Riko menegaskan, Pemkab Tangerang yang merupakan penyelenggara jalan harus memprioritaskan keselamatan rakyat, karena merupakan hukum tertinggi yang harus dijamin oleh penyelenggara jalan. 

‎"Ketika pemerintah daerah tidak melakukan perlindungan terhadap jalan maka warga bisa menggugat atau class action ke penyelenggara jalannya," tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan, ratusan jalan rusak di daerahnya akan diperbaiki pada tahun 2026 ini, termasuk Jalan Raya Pasar Kemis.

‎"Di tahun 2026 ini memang terdapat 219 titik jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Tangerang, akan dilakukan perbaikan ditahun ini," ucap Iwan. 

‎Iwan menuturkan, kerusakan jalan di Kabupaten Tangerang itu dipengaruhi oleh faktor cuaca. Musim penghujan merusak kebanyakan ruas jalan di wilayah tersebut. Hal ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Tangerang, melainkan di beberapa daerah lain di Provinsi Banten dan DKI Jakarta.

‎"Bahkan daerah DKI juga mungkin permasalahan jalan pasca banjir ini sangat-sangat krusial sekali," ujar Iwan. 

‎Selama perbaikan berlangsung, Iwan menuturkan, pihaknya akan memasang rambu-rambu di lokasi jalan rusak maupun yang sedang diperbaiki.

Selain itu, warga pun diminta bersabar jika terjadi kemacetan akibat proyek rehabilitasi tersebut.

‎"Kita akan membuat perambuan terhadap pelaksanaan pekerjaan ini, mana yang akan dikerjakan, dan setiap masyarakat akan membaca dan melihat bahwa kita akan sedang melakukan pekerjaan itu, " tutupnya.

PROPERTI
2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

Selasa, 7 April 2026 | 15:17

LippoLand resmi meluncurkan dua produk komersial terbarunya di Park Serpong yakni THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive.

BANDARA
Atap Jebol di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Selesai Diperbaiki, Pastikan Kondisi Aman

Atap Jebol di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Selesai Diperbaiki, Pastikan Kondisi Aman

Kamis, 9 April 2026 | 17:16

Perbaikan pada satu titik atap di area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang terdampak cuaca ekstrem telah berhasil diselesaikan Kamis 9 April 2026, pukul 07.00 WIB.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Anak Muda Rentan Terjebak Investasi Bodong, OJK Edukasi Keuangan Ribuan Mahasiswa di Banten

Anak Muda Rentan Terjebak Investasi Bodong, OJK Edukasi Keuangan Ribuan Mahasiswa di Banten

Kamis, 9 April 2026 | 19:15

Ancaman investasi bodong kini kian mengintai generasi muda di Banten. Minimnya pemahaman mengenai pengelolaan uang menjadi celah lebar bagi para oknum tak bertanggung jawab untuk menjerat mahasiswa ke dalam praktik keuangan ilegal yang merugikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill