Connect With Us

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Si Juhan, maskot HPN 2026 di Banten (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

Dilansir dari laman bantenprov, Si Juhan merupakan akronim dari Si Jurnalis Handal. Maskot ini diwujudkan dalam bentuk Badak Jawa atau Badak Bercula Satu, satwa endemik yang menjadi kebanggaan Banten sekaligus simbol ketangguhan dan daya juang.

Pemilihan Badak Jawa mencerminkan pers yang kuat, tidak mudah menyerah, dan tetap berdiri kokoh di tengah berbagai tantangan zaman.

Secara visual, Si Juhan digambarkan mengenakan ikat kepala atau lomar. Ikat kepala ini melambangkan penghormatan terhadap tradisi dan nilai luhur masyarakat Banten, sekaligus mencerminkan integritas moral yang kokoh dan tidak mudah tergoyahkan. 

Pesan yang ingin disampaikan adalah, pers harus berakar pada nilai-nilai etika, budaya, dan kearifan lokal dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Tangan Si Juhan yang melambai menjadi simbol keramahan dan sikap inklusif. Gestur ini merepresentasikan keterbukaan pers terhadap masyarakat, sekaligus menyambut ribuan insan pers dari berbagai daerah yang akan hadir di Banten pada peringatan HPN 2026. 

Pers digambarkan sebagai jembatan komunikasi yang ramah dan mudah didekati oleh publik.

Ekspresi ceria dengan mata yang ekspresif pada wajah Si Juhan menggambarkan karakter pers yang terbuka, humanis, dan dekat dengan masyarakat. 

Pers tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang mampu memahami denyut dan aspirasi publik.

Dalam genggamannya, Si Juhan membawa pena dan buku catatan. Elemen ini menjadi simbol utama kerja jurnalistik, yakni mencatat fakta, menghimpun suara masyarakat, serta merekam dinamika zaman secara jujur dan berimbang.

Pena dan buku melambangkan peran pers sebagai penjaga ingatan kolektif dan pengawal kebenaran.

Pakaian hitam yang dikenakan Si Juhan mencerminkan kesederhanaan, kejujuran, dan kerendahan hati. 

Warna ini menjadi simbol pers yang kuat bukanlah pers yang gemerlap oleh kepentingan, melainkan pers yang bekerja dengan niat tulus untuk kepentingan publik.

Tas koja yang disandang Si Juhan dimaknai sebagai metafora ruang penghimpun informasi dan aspirasi masyarakat. 

Tas tersebut melambangkan keberlanjutan dan keseimbangan, sekaligus menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab untuk menampung, mengolah, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Sementara itu, kartu pers yang tersemat di tas menjadi simbol identitas, otoritas, dan profesionalisme. 

Kartu pers merupakan legitimasi posisi jurnalis sebagai profesi yang bekerja berdasarkan kode etik, kompetensi, dan tanggung jawab sosial.

Adapun HPN 2026 di Banten mengusung tema besar Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. 

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill