Connect With Us

36 Titik di Banten Rawan Peredaran Narkoba

| Jumat, 2 Maret 2012 | 19:43

(Ilustrasi) (Ist / Ist)

TANGERANGNEWS--Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten mewaspadai 36 titik rawan peredaran narkoba. Dari ke-36 titik itu beberapa di antaranya adalah bandara dan pelabuhan. Karena itu, BNNP akan memfokuskan pengawasan pada titik-titik rawan lalu lintas narkoba seperti bandara dan pelabuhan-pelabuhan, baik pelabuhan langsung maupun tidak langsung.
 
Menurut kepala BNNP Banten Kombes Pol Herru Febrianto, pelabuhan yang dicurigai itu bukan hanya milik umum. Tapi juga, pelabuhan milik perusahaan, karena dikhawatirkan ada penyelundupan prekusor, salah satu bahan dasar pembuat narkoba.
 
Dari data yang dimiliki BNNP, kata Herru jumlah pengguna narkoba yang aktif di Banten saat ini mencapai 1.200 jiwa. Banyaknya penggunan narkoba tersebut, kata Herru, butuh penanganan serius. Untuk itu selain melakukan pengawasan di titik rawan peradaran, BNNP juga akan melakukan strategi  pemberantasan, pencegahan sampai pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai cara salah satunya sosialisasi.
 
“Sosialisasi yang kita gencarkan selain kepada masyarakat adanya pelajar, dan mahasiswa. Untuk tahun ini kami targetkan sosialisasi kepada 21 ribu orang,” papar dia.
 
Sekretaris Utama BNN Irjen Pol Bambang Abimanyu mengatakan, Banten adalah tempat lalu lintas peredaran narkoba, sama seperti Indonesia dahulu. Namun kenyataannya sekarang Indonesia sudah menjadi tempat produsen dan konsumen. Untuk itu, dibutuhkan penanganan dan kerja sama dari berbagai pihak, seperti Polri, Polda, Bea Cukai, dan tentunya BNN.
“Jangan sampai Banten juga menjadi tempat produsen,” tandas Bambang.
 
Bambang menerangkan ada 3,8 juta orang pengguna tetap narkoba, dan baru 18.000 orang yang mendapat perawatan. Nah, untuk mengurangi jumlah pengguna narkoba itu, maka pihaknya berharap pada kerja-kerja BNNP di setiap provinsi. (dra)
BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill